Menyikapi persoalan krusial yang fenomenal di NTT, PMKRI Cabang Kupang Datangi POLDA NTT

0
193

Kupang_KlikNTT. Com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang datangi Markas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT)ingin menyampaikan beberapa persoalan krusial yang fenomenal terjadi di NTT.Pada Hari Rabu (13/03/2017).

Ketua PMKRI Cabang Kupang Markus Gani Kepada Media ini seusai menemui Kapolda NTT Irjen Pol. Raja Erizman Mengatakan ” Tujuan kedatangan PMKRI Cabang Kupang adalah ingin menyampaikan beberapa persoalan krusial yang fenomenal terjadi di NTT.

Menurut PMKRI Cabang Kupang, persoalan hari ini yang menjadi perhatian serius bagi semua elemen masyarakat Nusa Tenggara Timur adalah perdagangan manusia (human trafficking) dan maraknya berita bohong (hoax) di media sosial (medsos).

” Beberapa hari yang lalu, kita kembali dikejutkan dengan tibanya peti jenazah di NTT yang di kirim dari Malaysia atas nama Milka Boimau (62), dengan kondisi tubuh yang tidak wajar (Terlihat di foto ada bekas jahitan di perut korban).

Markus Gani Menambahkan dalam Acara Penguburan Jenaza Almarhum Milka Boimau saya turut hadir mengikuti ibadah pemakaman dan berdiskusi bersama keluarga korban. dalam diskusi ditemukan adanya kejanggalan yang sangat fatal dari awal perekrutan sampai dengan data yang ada saat ini”Jelas Marko

“Saya melihat bahwa korban ditipu lalu kemudian berkas berkasnya dimanupulasi dan di legalkan oleh perekrut. Dari data yang diperoleh, antara identitas di ijazah dan paspor berbeda. Artinya, ada upaya pemalsuan indentitas yang dilakukan perekrut demi meloloskan korban”pungkasnya.

” kami meminta Kepada kepolisian daerah agar segera mencari tahu siapa perekrut awal, dan siapa yang membacking sampai korban berangkat ke Malaysia,”ujar Markus Gani.

Menanggapi hal tersebut Kapolda NTT Irjen Pol. Raja Erizman mengatakan ” Saya turut prihatin atas peristiwa naas tersebut. “Sebagai lembaga penegak hukum, kami akan sikapi persoalan human trafficking secara serius”. “Hal tersebut sudah saya diskusikan bersama Gubernur dan DPRD NTT terkait solusi dan upaya pencegahan (preventif) terhadap kasus human trafficking sehingga kemudian peristiwa tersebut jangan diibaratkan seperti pemadam kebakaran”tegasnya.

” Pendidikan harus menjadi perhatian serius dan lapangan pekerjaan harus di buka seluas-luasnya di NTT menjadi solusi agar tidak ada orang NTT yang hijrah ke luar negeri.Ujar Raja Erizman

Turut hadir dalam pertemuan antara DPC PMKRI Cabang Kupang dengan Kapolda NTT yakni Ketua PMKRI Cabang Kupang (Markus Gani), Sekretaris Jendral (Engelbertus B.Tobin), Wakil Sekjen I (Emanuel Boli), Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Adrianus Oswin Goleng), Filbertus Oswin Nuwa ( Lembaga minat dan bakat), Serta Kapolda NTT Irjen Pol. Raja Erizman di dampingi Kabid Humas Polda NTT. (Fred)