UNBK SMTK Tarus, Di Kunjungi Oleh Bimas Kristen Dan Bapenas RI

0
904

Oelamasi_KlikNTT.Com – Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Tarus mengadakan Ujian Nasoinal Berbasis Komputer (UNBK) hari kedua dengan serius, dan di kunjungi oleh Bimas Kristen Bapenas RI, dan Propinsi NTT, hari Selasa,(10/04) pagi.

Kepala Sekolah SMTK Tarus, Ametniada Haekase, S.pd M.pd, menyambut baik monitoring UNBK  Bapenas, dan Bimas Kristen Propinsi NTT, dan dalam sambutannya mengatakan, “Puji Tuhan Sampai hari ini semua dapat terlaksana dengan baik, listrik aman, jaringan juga aman. Saya Sangat bersyukur karena kali ini Bapenas berkunjung ke kami,” pinta Amed

Kasubdit Pendidikan Menengah Dirjen Bimas Kristen, Kemenag RI, dr. Foarota Telambanua yang di wawancarai mengatakan, Kita bersyukur bahwa pengamatan dari Tahun-tahun sebelumnya memang agak sangat memprihatikan, karen Saya sudah pernah ke sini tapi kali ini memang ada kemajuan untuk SMTK ini. “Terlebih pelaksanaan Pendidikan termasuk Ujian Tahun ini sudah bersistim UNBK. Kita tetap mendorong semua ini agar bisa menuai standar minimal,” jelas Foarota

Kita beharapa agar setidaknya bisa setara dengan pendidikan, di bawa binaan Kemendikbud, dan memenuhi standar minimal yang berlaku di Negara ini. “Jika memungkinkan bisa dapat di tingkatkan ya lebih bagus lagi. Kita akan tetap mendukung agar ke depan bisa dapat Pemerintah dapat menyediakan Komputer bagi Sekolah-sekolah yang lain agar bisa mengikuti UNBK ini,” beber Foarota.

Sementara Kasubdit Guru dan Tenaga Pendidikan Kristen Bapenas RI, Suprapto Budi Nugroho mengatakan, “Ini merupakan salah satu contoh perkembangan yang luar biasa. Saya sudah sampaikan ke Kanwil untuk melihat mutu SMTK agar bisa di tingkatkan. Dalam hal ini pembangunan. Dan seharusnya ini lebih dari Sekolah Umum muatan Keagamaan yang lebih dari Sekolah-sekolah umum yang menjadi kelbihan ini yang harus di dorong.”

Lanjutnya, SMTK Tarus ini menjadi salah satu contoh yang berkontribusi meningkatkan partisipasi angka pendidikan terutama di salah satu sisi yakni keagamaan. Jadi untuk secara umum kita harus menjaga interfensi yang setara dengan sekolah di bawa binaan Kemendikbud, dan sekolah di bawah binaan Kemenag. Jadi semuanya sama, tetap mendapatkan Dana BOS, PIP, dan bantuan sarana prasarana yang memang tersentu dengan kondisi yang setara dengan Negara harus kolektif.

Kita harap agar sekolah ini lebih berprestasi agar dapat meningkatkan efektifitas bantuan tersebut. “Jadi bantuan yang ada bisa meningkatkan kualitas belajar mengajar yang ada di SMTK ini. Jadi yang menjadi salah satu syarat yang menunjang fasilitas yang ada yakni komputer dan internetnya,” jelas Nugroho

Tambahnya, Dan sebenarnya UNBK ini bisa mendorong efesiensi yakni, penyelenggaraan, integritas siswa. Ini yang perlu di dorong agar bagaimana menjasi efesiensi untuk SMTK khususnya, karena ini berada di bawa binaan Kemenag. “Kita juga minta agar Pemda bisa masuk ke SMTK agar bisa membantu sarana prasarana di SMTK,” beber Nugroho.

Sementara salah satu Siswa peserta UNBK, Migel Saubaki yang di wawancarai media ini mengatakan, “Hari ini merupakan hari kedua pelaksanaan UNBK, dan semuanya berjalan dengan aman. Harapnya, dengan adanya UNBK ini semoga bisa mendapatkan hasil yang memuaskan,” papar Saubaki.

Turut hadir pada kesempatan itu, Kabid Bimas Kanwil Agama Kristen Propinsi NTT, Yorhans Lopis, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Kupang, Sem Saetban, Kepala Seksi Pendidikan Kristen Kabupaten Kupang, Sem Nobrihas. (Boy)