Danlanud Eltari Kupang: Kita Selalu Siaga Semaksimal Mungkin Untuk Pengaman Bandara

0
78

Kupang_KlikNTT.Com-Untuk mengantisipasi, dan siaga mengamankan Bandar Udara Eltari Kupang, serta beberapa Bandara yang ada di NTT, guna menjaga maraknya Teroris yang tersebar disetiap Daerah, Danlanud Eltari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kolonel Penerbangan Arief Hartono, SH bersama Personilnya selalu siap siaga semaksimal mungkin untuk pengamanan Bandara.

Demikian disampaikan Danlanud Eltari Kupang, Kol. Pnb, Arief Hartono, SH usai menghadiri Ritual Buka Puasa bersama Bupati Kupang, Drs. Ayub Titu Eki di Rumah Jabatan Bupati Kupang, Jln. R.A Kartini, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang hari Kamis,(24/05) malam.

Katanya, Untuk mengantisipasi masuknya teroris ke NTT, “Kita selalu siap siaga semaksimal mungkin dengan menggunakan peralatan, persenjataan, dan mencoba mengamati seluruh pengunjung atau penumpang di wilayah Bandara yang merupakan wilayah Angkatan Udara. Ini untuk Kita mengantisipasi, karena di NTT ini merupakan wilayah paling banyak Bandar Udaranya. Sehingga Lalu Lintas Udara yang terutama dari Pulau-pulau lainya tujuan Kupang Kita selalu adakan pemeriksaan,” jelas Hartono

Lanjutnya, Bukan saja Pulau-pulau yang ada di NTT saja, bahkan dari Jakarta tujuan penerbangan Kupang, Kita selalu adakan pemeriksaan di Bandar Udara Eltari Kupang. “Artinya Kita selalu siap siaga semaksimal mungkin, dan menjaga. Karena mengingat Konstelasi, dan semakin gencar Terorismenya. Sebagai mana di Surabaya, Siduardjo, dan Riau hampir 5 hingga 6 ledakan itu. Jadi tidak menutup kemungkinan, kita selalu mengantisipasi, dan menjaga agar jangan terjadi di Nusantara ini.”

Untuk rutinitas pengaman di Bandara sangat bagus sekali, karena mengingat kejadian ledakan Bom oleh teroris maka, Saya tambah personil di Bandara. Untuk temuan baru diBandara, Saya rasa tidak Signifikan. “Karen sperti yang disampaikan bahwa NTT ternyata memang Kondusif, artinya Toleransinya tinggi. Walaupun di Daerah lain terjadi pemboman di setiap Gereja, tapi di NTT aman, karena Toleransinya tinggi. Karena kejadian itu bukan dari Agama, tapi dari sekolompok Oarang-orang yang keras,” beber Hartono.(boy)