Wabup Flotim Sidak di Puskesmas Waimana

0
305

Foto : Istimewa

Larantuka_KlikNTT.Com–Wakil Bupati Flores Timur (Flotim) Agustinus Payong Boli melakukan sidak di Puskesmas Waimana, Kecamatan Ile Mandiri, Kabupaten Flotim pada, Senin (10/6/2019).

Sidak dilakukan guna mengecek kehadiran seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honor di Puskesmas Waimana serta memastikan pelayanan kesehatan berjalan normal di hari pertama usai libur lebaran 2019.

Wakil Bupati Flores Timur Agus Boli Kepada Awak Media Mengatakan” Sidak yang dilakukan nya merupakan tindak lanjut dari apa yang menjadi arahan Bapak Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, mengatakan kepada kami seluruh pimpinan di daerah untuk memastikan seluruh ASN di daerah harus masuk kantor usai liburan panjang,” kata Agus Boli

” Hari ini saya melakukan sidak ke puskesmas, karena puskemas merupakan serana publik yang melayani masyarakat secara langsung berkaitan kesehatan dan nyawa Manusia.

Agus Boli Menambahkan Hari ini saya datang sidak di puskesmas Waimana, terdapat 8 pegawai yang datang terlambat. Kita di Flores Timur bagi ASN yang tidak masuk kantor akan diberikan sanksi khusus termasuk menjadi pertimbangan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) nanti terkait dengan job-job yang akan diberikan ke depan, jadi ada Reward dan Punishment,” katanya.

Sanksi bagi ASN yang terlambat kata Agus Boli akan diberikan jam tambahan kerja pada keesokan harinya. Sementara di tempat lain kata dia, bagi ASN yang terlambat dilakukan pemotongan gaji sebesar 35%, sementara di Kabupaten Flotim tidak dilakukan hal itu mengingat ASN di Flotim tidak menerima utuh gaji mereka.

“Sedangkan khusus bagi ASN yang memiliki job akan dievaluasi melalui kinerja mulai dari eselon IV hingga Eselon ll,” katanya.

Sidak ini juga dilakukan kata Agus Boli, karena ASN dibiayai oleh negara dan tugasnya sungguh-sungguh untuk rakyat tanpa ada keluh kesah.

” Saya juga sudah mengingatkan kepada bendahara agar dana BOK maupun dana JKN digunakan harus sesuai peruntukan dan bimbingan teknis,” harap Agus Boli.(FloresPost.Co/Fred)