Nofita Foenay Batasi Pertanyaan Awak Media

0
274

Ket Foto : Kadis Perikanan dan Kelautan Nofita Foenay 

Oelamasi_KlikNTT.com– Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kupang, NTT, Nofita Foenay membatasi pertanyaan para awak media yang hendak diwawancarai terkait pengelolaan dan penggunaan Dana di Dinas Tersebut hari Selasa(23/07) siang.

Sekitar pukul 14:30 wita, para awak media mendatangi Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kupang guna bertemu dengan Kepala Dinas untuk diwawancarai terkait  Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Kupang yakni revolusi 5 P sebagai mana salah satunya Dinas Perikanan. Setelah tiba di Dinas tersebut, seperti biasa lah jika bertamu harus mengisi buku tamu. Usai mengisi buku tamu, staf mempersilahkan untuk duduk sejenak karena harus informasikan ke Kepala Dinas, Nofita Foenay.

Sesudah diinformasikan oleh staf, Kepala Dinas pun bergegas keluar dengan membawa map merah sementara berdiri sambil mengatakan bahwa Ia ingin bertemu dengan Asisten II Setda Kabupaten Kupang, jika ingin wawancara jangan terlalu banyak. Sehingga ada pun beberapa pertanyaan yang dilontarkan para awak media.

“Aduh jangan mara beta ada mau ketemu dengan Pak Asisten II, jadi ada mau perlu apa, kalau mau wawancara jangan terlalu banyak”, keluh Nofita.

Berbagai pertanyaan yang dilontarkan yakni Masayarakat Kabupaten Kupang yang bekerja sebagai nelayan, Dirinya menyebutkan di Kabupaten Kupang tidak ada masyarakat yang murni berprofesi Nelayan. “Di Kabupaten Kupang itu kan tidak ada yang nelayan utuh, paling kalau ada hanya beberapa”.

Ditanya soal program kegiatan Dinas Perikanan tahun 2019, Novita menyatakan bahwa saat ini masih sementara identifikasi nelayan.

“Kita masih identifikasi nelayan, karena nelayan disini ada nelayan tidak tetap, nelayan sambilan dan nelayan tidak tetap” Ujarnya.

Sementara soal jangkauan program alat tangkap dan budidaya perikanan tahun ini,menurutnya ada beberapa saja namun tidak menjelaskan berapa kelompok nelayan yang dibantu,dan diwilayah mana saja.

Selain itu, Kadis yang menjabat di Dinas Kelautan dan Perikanan sejak periode pertama Titu Eki hingga saat ini, mengatakan terkait rumput laut, pihak Dinas sesuaikan dengan Program Percepatan pembangunan NTT yang Baru-baru ini Disampaikan, Iban Medah.

Ketika ditanya terkait dengan laporan penjualan bantuan kapal ikan di Desa Uilelok, Kecamatan Semua. Dirinya mengaku bahwa laporan tersebut belum masuk”, beber Novita sambil melangkah keluar dari Kantor. (Boy*).