Kejari Oelamasi Tahan Tersangka Kasus Korupsi Pekerjaan Pasar Lili

0
296

Oelamasi_KlikNTT.com- Kejaksaan Negeri (Kejari) Oelamasi, Kabupaten Kupang, NTT akhirnya menetapkan empat tersangka kasus korupsi pembangunan pasar Lili di Keluruahan Camplong II, Kecamatan Fatuleu, Rabu(14/08) siang.

Hal ini diungkap Kepala Kejari Oelamasi, Kabupaten Kupang, Ali Sunhaji, SH.,MH melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Noven V. Bullan, SH.,M.Hum, kepada media ini via pesan whatApps Rabu(14/08) malam.

Noven, sapaan akrabnya mengatakan hari ini telah ditetapkan empat tersangka, dan tiganya sudah ditahan di Rumah Rahanan (Rutan) Kupang sekitar pukul (12:15) wita. Sementara satunya orangnya besok-red akan menghadap ke Kejari Oelamasi karena masih bwrada diluar daerah.

Empat tersangka yang resmi ditahan yakni, Titus Anin mantan Kepala Dinas Perindustrian (Disperindag) dan Perdagangan Kabupaten Kupang, Jimi Ongko Kotraktor Pelaksan, Etty Nubatonis PPK Disperindag, dan Bondai Sirah pengawas konsultan.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam perkara ini masalah Negara dirugikan karena sampai batas akhir kontrak, ternyata pekerjaan pembangunan pasar lili tidak selesai, bahkan baru 28,62 persen, namun anggarannya telah dicairkan 75 persen. Selain itu, pekerjaan fondasi bangunan yang dikerjakan tidak sesuai dengan speak.

Berdasarkan temuan, pasal yang ditetapkan adalah Pasal 2 dan Pasal 3 jo, Pasal 18 UU No.31 tahun 1999 sebagai mana diubah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo, Pasal 55 ayat 1 ke–1 KUHP.

Ia menambahkan, Dasar Penetapan tersangka bagi empat orang itu lantaran penyidik telah memiliki dua alat bukti dan saksi yang diperoleh jaksa pada tahap penyidikan perkara. “Sesuai hasil audit pekerjaan fisik yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Kupang serta hasil audit dari akuntan publik di Malang, Jawa Timur, nilai kerugian Negara pun telah dikantongi dengan jumlah yang fantastis”, tulis Noven. (Boy)