102 Kuda Berlaga di Lifubatu Rebut Piala Fapet Undana ke–57

0
187

Oelamasi_KlikNTT.com– Sebanyak Seratus Dua (102) ekor kuda dari beberapa Kabupaten Se-NTT berlaga di Gelora Lifubatu, Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang guna memperebutkan piala Dekan Fakultas Peternakan (Fapet) Undana Kupang hari Kamis(03/10) siang.

Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT)  Fapet ke–56 ini akan diagendakan pelaksanaan tanggal 3-6 Oktober 2019 dan langsung dibuka oleh Dekan Fapet Undana, Gustaf Oematan. Ia mengapresiasi positif terhadap antusias pencinta kuda yang ikut serta dalam lomba ini.

Lebih lanjut, Ia mengharapkan agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan aman, lancar dan sukses karena dilihatnya sebagai kegiatan kemanusiaan. Perlombaan ini merupakan tahun ketiga selain dalam rangka HUT Fapet ke 56, juga sebagai bentuk tanggung jawab Fapet dalam melestarikan kuda lokal.

“Fapet punya tanggung jawab moril dalam melestarikan populasi kuda lokal. Kenapa dipertahankan karena budaya. Dulu di kampung-kampung warga gunakan kuda lokal sebagai alat transportasi. Seiring dengan perkembangan zaman, keberadaan kuda lokal mulai terancam punah,” katanya.

Dirinya menambahkan, kegiatan lomba pacuan kuda inipun untuk memotivasi peternak agar terus memelihara kuda. Ada keuntungan dari sisi ekonomi dan juga mendukung program pariwisata yang sudah dicanangkan Gubernur NTT,” katanya.

Kapolres Kupang, AKBP. Indera Gunawan, SIK melalui Kabag Ops, AKP Osman Hendaru, S.IP menyampaikan harapannya agar pelaksanaan kegiatan ini didukung penuh dengan saling bekerja sama. Terkait Kamtibmas di arena pacuan kuda maka diharapkan kepada panitia untuk tidak memanfaatkan kesempatan dengan kegiatan perjudian.

“Saya harapkan mari kita saling mendukung dan saling kerjasama agar seluruh kegiatan berjalan aman dan sukses. Jangan ada berbau perjudian,” pinta Osman.

Ketua Panitia, Ir. Dominggus Osa, MP melaporkan, pada pelaksanaan lomba pacuan kuda ini total kuda yang mengikuti lomba sebanyak 102 ekor. Pelaksanaan kegiatan tanggal 3–6 Oktober.

Ia mengakui kegiatan lomba pacuan kuda ini sudah digelar untuk ketiga kalinya. Ini merupakan salah satu agenda dalam rangka HUT Fapet ke 56, sekaligus memotivasi warga untuk mempertahankan genetika kuda asli Timor yang terancam punah.

Tambahnya, kegiatan lomba pacuan kuda ini mendapat dukungan penuh dari Rektor Undana. “Tujuan dari even yang baru tahun ketiga ini tentu kita menjaga agar hewan kuda Timor tidak punah. Kitapun perkenalkan Fapet kepada masyarakat luas bahwa kita sangat peduli dalam hal pemeliharaan kuda Timor. Inipun juga sebagai arena hiburan bagi pencinta kuda,” beber Dominggus.

Pantauan media ini, Turut hadir pada kesempatan itu, sebagian warga Kupang Timur, Alumni Fapet Undana, Ir. Esthon L Foenay, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Kupang, Habel Mbate, mantan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Yoseph Lede, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe yang juga Ketua Pordasi Kabupaten Kupang, para pencinta kuda dari berbagai wilayah di Kupang.

Seusai pembukaan dilanjutkan dengan perlombaan beberapa kelas. Para joki yang berusia belasan tahun itu begitu semangat memacu kuda tunggangannya sehingga membuat suasana jadi semarak. (Boy)