Warga Naibonat Dihebohkan dengan Temuan Mayat di Rumah Edison Mangi

0
179

Oelamasi_KlikNTT.com- Sebagian warga Kelurahan Naibonat, dihebohkan dengan penemuan mayat atas nama Lukas Manu Tede–Luha Olla (korban) di rumah milik, Edison Manu, Jln. Timor Raya Km. 32, Rt. 11/ Rw. 05, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT hari Senin(18/11) pagi.

 

Keluarga Korban, Carles Panara warga Rt. 09/Rw.04, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang ketika diwawancarai terkait Penemuan Mayat tersebut mengatakan bahwa korban bernama Lukas Manu Tede–Luhu Olla,  korban menjaga rumah milik Edison Mangi, kejadian ini sudah dari pagi. Korban tinggal di rumah Edison Mangi sekitar Dua Tahun lebih. Ditanya terkait kejadian tersebut, dirinya tidak terlalu mengetahuinya. Hanya kelurga Korban masih dalam perjalanan dari Kupang ke Naibonat.

 

“Kalau soal kematian korban Saya tidak tau karena Saya tinggal di RT sebelah. Saya pangkat ipar, dan kelurga juga masih dalam perjalanan dari Kupang datang sini (TKP),” urai Carles.

 

Sementara anak dari pemilik rumah Edison Mangi, atas nama Fredik Mangi yang bekerja di RSKK Kabupaten Kupang diwawancarai di TKP mengatakan bahwa awalnya Bapak bertemu dengan korban didepan kios. Karena awalnya korban ini berdomisili di seputaran Desa Manusak. Tetapi Bapa mengajak korban untuk tinggal dirumah (TKP). Sehingga Dirinya bersama Istri sering mampir dirumah dan bercerita dengan korban.

 

“Bapa pernah ketemu dengan korban didepan kios dan Bapa ajak korban untuk tinggal sambil jaga rumah,” jelas Fredi.

 

Lebih lanjut, Ia bersama Istri dari Kupang hendak ke Kantor, tetapi setelah tiba dirumah (TKP), Istrinya turun untuk menengok rumah. Setelah istrinya buka pintu dan masuk tetapi isitrinya berpikir ada sesuatu didalam rumah yang kurang beres. Setelah itu Istri memanggilnya untuk turun dan mengecek, ternyata ada percikan darah dari ruang tamu menuju ke dapur dan aroma yang tidak sedap.

 

Setelah mengecek ke dapur ternyata ditemukan korban tergeletak dan tidak bernaya lagi. Mengetahui peristiwa ini, Ia bersama isitrinya bergegas keluar dan memanggil Soleman, pemilik kios yang dikontrakan untuk menghubungi pihak kepolisian.

 

Tambahnya, “Bapa Edison Mangi selama ini tinggal bersama di Kupang karena Bapa kesehata kurang baik, sehingga Bapa harus menjalani kontrol fisik ke dokter. Dirinya bertemu terakhir denga korban sejak Jumat lalu-red”, beber Fredi.

Pantuan media ini di TKP, rumah korban dikerumuni warga sekitar, para pelajar, sebagian pengguna jalan. Sementara korban dilarikan ke Rumah Sakit oleh pihak Kepolisian Resor (Polres) Kupang dan Kepolisian Sektor Kupang Timur untuk mendapatkan penyelidikan lebih lanjut.

Penulis : Boy Lionati

Editor : Fred Siga