Proyek Jalan Bokong – Lelogama Sudah Mulai di Hotmix

0
114

KUPANG -KlikNTT.Com_ Proyek pembangunan ruas Jalan Bokong-Lelogama, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dengan kontrak senilai Rp 175 Miliar tersebut, hingga kini sudah mulai dilakukan hoxmic. Seperti yang terlihat pada Selasa (26/11) di 4 (empat) segmen pengerjaan.

Dari Pantauan media ini  di segmen 1 (satu) sudah di lakukan pekerjaan hotmix sepanjang 3 KM dan segmen 2 (dua), pengerjaan Hotmix sepanjang 2 KM,Segmen 3 (Tiga) Pekerjaan Hotmix Sepanjang 7,5 KM sedangkan Segmen 4 Pekerjaan Hotmix Sudah Mencapai 6 KM, hingga kini aktivitas Pekerjaan dilapang tetap terus di kerjakan untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai dengan menambah jam kerja.

Dari data proyek Jalan Bokong-Lelogama , Segmen I pengerjaannya 9,5 km dari Desa Tuapanaf – Desa Hueknutu dengan pagu anggaran Rp 37.572.959.990 dan nilai kontrak 35.404.931.000. Proyek itu dikerjakan oleh PT. Nusa Jaya Abadi.

Segmen II, 10 km di Desa Hueknutu dengan pagu Rp 40.384.538.000 dan nilai kontra Rp 37.874.437.000. Dikerjakan oleh PT. Surya Agung Kencana.

Segmen III, 10 km dari Hueknutu – Kauniki dengan pagu Rp 48.794.204.000 dan kontrak Rp 46.777.83.000. Dikerjakan oleh PT. Bumi Permai Nusantara. Dan Segmen IV, 10,5 km dari Desa Oh’aem 2 – Kelurahan Lelogama dengan pagu Rp 48.801.710.000 dan nilai kontrak Rp 48.303.121.000 Dikerjakan oleh PT. Berlian Exial Murni.

Pelaksana Proyek Pada Segmen 4 (Empat )  Saudi yang di temui media ini di lokasi pekerjaan mengatakan”Untuk pekerjaan Pada Segmen 4 (empat) ini kami sangat optimis akan bisa tuntas diselesaikan sebelum tanggal 15 Desember Mendatang.

” Untuk Mengatasi Keterlambatan Pekerjaan ini Kami sudah Bekerja secara maksimal dengan menambahkan jam kerja di malam hari sehingga bisa selesai tepat waktu.Ungkap Saudi

Sementara Naftali Bai tanu salah seorang warga RT 12/ Rw 06 Desa oh Aim 2 Kecamatan Amfoang selatan yang ditemui media ini di lokasi pekerjaan mengungkapkan” Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang telah melihat jalan kami ini karena dengan ada nya jalan yang sekarang sudah di perbaiki membuat akses kami dari lelogama ke Kupang sudah tidak lagi mengalami hambatan.

” Dulu kami dari sini ke kupang dua sampai tiga hari baru bisa sampai di Kupang dan biaya transportasi juga sangat mahal tetapi dengan adanya jalan sekarang sudah membantu kami Cerita Naftali.

Naftali Menambahkan Kami berharap kepada Rekanan yang mengerjakan jalan ini untuk terus berupaya untuk menuntaskan pekerjaan sehingga dengan mengejar waktu yang ada sehingga kami masyarakat bisa menikmati jalan tersebut.

Penulis : Fred Siga