Pusam Indonesia Duga Panitia ETMC 2017 Tidak Transparan Soal Keuangan

0
842

Ende, KLIKNTT.com. Pusat Kajian Dan Advokasi Masyarakat Indonesia (Pusam Indonesia) menduga Panitia Penyelenggara ETMC 2017 tidak transparan soal penggunaan dana hingga pendapatan keuangan yang diperoleh oleh panitia selaku penyelenggara.

Demikian diungkapkan Direktur Pusam Indonesia, Kasimirus Bara Beri kepada media ini di jalan Eltari Ende senin (28/08/2017)

Kasimirus mengatakan, sejak pembukaan dimulai hingga penutupan turnamen ETMC di Lapangan Stadion Marilonga, panitia terkesan tidak transparan kepada publik soal pendapatan baik dari alokasi anggran penyelenggara ETMC dan pemasukan karcis.

Hal ini disampaikan olehnya karena melihat dari pembukaan hingga turnamen ini selesai, sampai dengan saat ini Panitia belum mengumumkan kepada publik hasil terkait pengeluaran maupun pendapatan yang diterima oleh Panitia selaku penyelenggara.

Beliau menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen ETMC sudah sangat jelas diperoleh dari  APBD yang secara murni diakui itu adalah uang rakyat.

“Maka layaknya seluruh rangkaian kegiatan baik penggunaan anggaran hingga pemasukan pendapatan mulai dari karcis masuk hingga parkir seharusnya panitia segera mengumumkan kepada publik

Karena Anggaran APBD  baik pengeluaran maupun pemasukan itu adalah murni dari uang rakyat dan untuk rakyat. Oleh karena itu Panitia wajib melaporkan dan mengumumkan kepada publik. Sebutnya

Kasimirus menambahkan masyarakat harus diberi kepuasan karena uang masyarakat yang telah dikeluarkan untuk kepentingan publik sesuai dengan peruntukannya.

“Maka harus transparan karena itu uang rakyat”.

Kita mengharapkan ada koordinasi antara panitia dan pihak DPPKAD harus terbuka tentang berapa karcis yang dikeluarkan selama turnamen ini berjalan.

Karena masyarakat mengetahui bahwa dari hari kehari pemasukan penjualan karcis terus meningkat. Maka harus diumumkan kepada publik karena turnamen ini difasilitasi oleh uang rakyat. tuturnya.

Lanjut Kasimirus dalam dunia olahraga Panitia harus menjunjung tinggi prinsip transparansi agar bisa menjadi contoh baik pada iven-iven berikutnya.

” Diharapkan Panitia juga harus lebih terbuka untuk menjelaskan kepada publik, Mengapa mereka ini diberikan kepercayaan untuk menjadi panitia?

“Ini ada apa”. tanya kasimirus.

“Apakah mereka adalah IO atau ditunjuk langsung menjadi menjadi sebagai panitia penyelenggara atau apa”. Tanya dia.

Maka Panitia harus transparan dan terbuka untuk mengumumkan dan menjelaskan kepada publik tentang hal ini. Sehingga kedepannya tidak menimbulkan pertanyaan-pertanyaan lagi oleh publik. tutupnya

Sementara Ketua Panitia Harian Dr. Laurentius D. Gadi Djou, Akt, yang konfirmasi melalui Telpon Selulernya mengatakan ” soal dana ETMC, tentu ada mekanisme tersendiri. Bicara soal transparan saya satu orang yang sangat mendukung transportasi, tetapi tentu saja itu ada aturan mainnya

“Kami akan bertanggung jawab dan berusaha untuk sangat transparan kepada pihak yang berwenang dalam hal ini kini ende ungkap Lory.(R.L)