Hamsi Said Sebut RSUD Ende Gagal Pelayanan Kesehatan.

0
601

ENDE, KLIKNTT.com. Komisi III DPRD Ende menggelar rapat kerja dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende. Pada, Selasa (29/8/2017) siang Rapat kerja dipimpin Ketua Komisi III DPRD Ende, Yulius Sesar Longa dan dihadiri seluruh anggota komisi III dan Pihak RSUD Ende.

Dalam rapat dengar pendapat ini, anggota Komisi III DPRD Ende menyoroti beberapa persoalan yang selama ini terjadi di RSUD Ende.

Diantaranya menyangkut pelayanan pasien, penyediaan obat-obatan, SDM para medis dan dokter, serta rumitnya administrasi.

Anggota Komisi III DPRD Ende, Hamsi Said, menyebutkan RSUD Ende Gagal Pelayanan. Hal itu menurutnya, pasien yang seharusnya diberikan pelayanan yang baik namun terkesan buruk.

Sebab, di RSUD Ende tidak ada petugas khusus yang melayani baik secara administrasi maupun obat-obatan. Ungkap Hamsi.

Parahnya, keluarga pasien diperintahkan untuk membeli obat di luar apotek rumah sakit sedangkan rumah sakit sendiri ada apotek.

“Ada apa ini”. Tanya Hamsi.

Hamsi menambahkan Bahkan,RSUD memiliki Apotek Pelengkap di RSUD, masa ya, RSUD Ende memiliki apotek pelengkap namun ketersediaan obatnya tidak lengkap, Sehingga, pasian terpaksa harus membeli obat di apotek lain di luar rumah sakit.

“Ini kerja pembodohan kepada orang sakit dan harus dirubah. Orang sakit harus kita buat yang baik, kita beri pelayanan yang baik, supaya bisa cepat sembuh,” kata Hamsi Said.

Selain masalah apotek, Hamsi Said juga menyoroti masalah administrasi yang berbelit -belit sehingga merepotkan keluarga pasien.

Hamsi Said mengusulkan, harus ada staf di rumah sakit yang mengurus pelayanan admistrasinya. Bukan dibebankan semua kepada pasien atau keluarga pasien.

Sementara Pihak rumah sakit tidak bisa banyak berkomentar ketika mendapat sorotan dari anggota Komisi III DPRD Ende. Pihak rumah sakit hanya bisa menjawab, kalau semuanya sesuai aturan dan regulasi yang ada. (RL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here