Respaty Budi : Jika Tidak Dengar Saya Akan Usul Ke Pusat Ganti Aja Kontraktor Baru

  • Bagikan

ENDE, KLIKNTT. Com – Pelindo III Kawasan Ende telah memberikan peringatan keras kepada kontraktor PT Karunia Wahana Nusa selaku pelaksana pekerjaan Pembangunan Terminal Pelabuhan Ipi Ende

Peringatan tersebut di lakukan atas temuan pada sidak Yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Ende beberapa hari lalu pekerja melakukan tindakan mencampur material mengunakan air laut.

Manager PT Pelindo III Kawasan Ende Respaty Budi Kristiantoro kepada media ini yang di temui di ruang kerjanya Rabu (30/08/2017) Mengatakan ” Maksud dari teguran yang kami lakukan ini agar tidak bermain-main dengan pekerjaan yang menelan anggaran Rp 16 miliar lebih tersebut.

“Kalau tidak segera dibongkar, Ya kami akan nelpon ke pusat agar diganti aja dengan manajer dan kontraktor pelaksana yang baru.

Respaty Budi Kristiantoro menambahkan terkait laporan masyarakat atas pekerjaan Terminal Pelabuhan Ipi Ende yang menggunakan air laut sudah disikapi PT Pelindo III Kawasan Ende.

” kami sudah mendesak pihak rekanan untuk membongkar kembali pekerjaan yang sudah dikerjakan itu. Tandasnya.

Kami himbau kepada Kontraktor itu bahwa harus bongkar pekerjaan tersebut. Bahkan, Kita tidak mau tahu, mereka harus kerja benar dan serius,” kata Respaty Budi Kristiantoro.

Lanjut Respaty Budi Kristiantoro, baru-baru ini PT Pelindo III Kawasan Ende dan rekanan sudah di panggil DPRD Ende untuk bisa menjelaskan persoalan tersebut.

Sementara pihak rekanan yang diwakili oleh Joko Suryanto selaku Pelaksana Lapangan PT Karunia Wahananusa membenarkan, bahwa laporan masyrakat tersebut benar dan sudah di hentikan dan tidak lagi menggunakan air laut pada campuran material.

Dirinya mengaku hal itu sebagai kekhilafan para pekerja, karena saat itu tidak ada konsultan pengawas sehingga para pekerja mengambil air laut untuk dipakai pada bahan campuran

Saat ini, pekerjaan yang suda jadi telah dibongkar kembali karena dianggap tidak layak. Agar pembangunan nantinya bisa berkualitas. (RL)

  • Bagikan