Menyikapi Persoalan Korupsi dan Janji Bupati Ende, PMKRI Kembali Turun Ke Jalan

0
757

Ende- Klikntt.com_ Menyikapi Persoalan Korupsi yang Kerap Kali menjadi Bahan Pembicaraan Kalangan Masyarakat dan Janji Kampanye Bupati Ende atas Pencabutan ijin Tambang, Hari ini rabu (18/10/2017) perhimpunan mahasiswa katolik republik indonesia (PMKRI) Cabang Ende santo yohanes donbosko Kembali Melakukan aksi damai.

Dalam Aksi damai yang di lakukan oleh PMKRI Cabang Ende tersebut, kebali menyoroti berbagai persoalan korupsi yang terjadi di Kabupaten Ende seperti halnya kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan 8 oknum anggota DPRD Ende pada saat Pembahasan dan Penetapan perda penyertaan modal ke PDAM Ende pada tahun 2015 lalu .

Ketua Presedium PMKRI Cabang Ende Angan Riwu dalam Orasinya mengatakan” Banyak Persoalan Korupsi yang terjadi di Kabupaten Ende tercinta ini, tetapi banyak halnya yang patut kita duga didiamkan oleh Para Pengak Hukum di Kabupaten Ende.

” yang patut kita pertanyakan sudah dua tahun lebih kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan 8 oknum anggota DPRD ende masih juga tekatung-katung di meja kepolisian resor Ende dan tidak mempunyai Kepastian Hukum Penanganan nya.

Angan Riwu menambahkan melalui gerakan ini juga kami mau mengucapkan selamat ulang tahun ke dua kalinya kasus dugaan gratifikasi yang umurnya sudah dua tahun di tangan Penyidik polres Ende sampai saat ini tidak ada kejelasan dalam proses penyelesaian .

” kami hari ini datang hanya mau mengucapkan selamat HUT ke 2 kasus dugaan gratifikasi yang masih Mengendap di polres Ende dan juga kami membawa peti mati sebagai simbol matinya nurani polres Ende “Tegas angan riwu

” peti mati ini sebagai simbol matinya nurani polres Ende dalam menuntaskan kasus dugaan gratifikasi tersebut

Ketika di minta dialog oleh pihak polres Ende mahasiswa secara tegas menolak mereka menganggap kepolisian sudah mati secara nurani.

Para mahasiwa juga melanjutkan aksi ke lampu lima dan kantor bupati Ende guna menuntut persoalan yang sama dan juga menagih janji bupati Ende terkait dengan pencabutan tambang di Nangaba

Menurut mereka bupati Ende tidak bertanggung jawab atas janjinya mencabut tambang di Nangaba sehingga PMKRI yang konsen dengan menolak tambang yang ada di Ende kembali mendesak pemerintah kabupaten Ende untuk mencabut segala bentuk pertambangan yang ada di Ende.(Ded)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here