PMKRI : Bupati Ende Jangan Tipu Rakyat

0
726

Ende-KlikNTT.Com_Perhimpunann ahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende meminta kepada Bupati Ende Ir. Marselinus Y. W. Petu untuk tidak menipu rakyat. Bupati Ende dinilai menipu rakyat karena tidak mencabut izin usaha pertambangan yang pernah diucapkan pada saat kampanye beberapa tahun silam. Hal itu disampaikan Presidium Gerakan Kemasyarakat PMKRI Cabang Ense Angan Riwu saat melakukan orasi di depan Kantor Bupati Ende pada, Rabu (18/10/2017).

Dia mengatakan, janji itu hanya bermulut manis agar masyarakat bisa memilihnya karena sampai saat  ini janji tersebut tidak pernah direalisasi malah mendatangkan investor untuk melakukan pengeboran panas bumi yang ada di Mutubusa, Ndona Timur, Ende yang merupakan salah satu jenis pertambangan saat ini dikerjakan.

” Jangan hanya trik politik untuk memberi janji palsu kepada masyarakat. Masyarakat sudah jenuh menunggu realisasi janji pencabutan izin tambang tersebut,” ujarnya.

Atas janji yang tidak direalisasikan, Angan meminta bupati dan wakil bupati untuk segera menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Ende karena tidak mampu menepati janjinya tersebut.

” Bupati dan wakil bupati harus memberikan klarifikasi terkait izin usaha tambang yang pernah dijanjikannya dan harus meminta maaf kepada masyarakat Ende karena tidak mampu menepati janjinya itu,” ucap Angan.

Wakil Sekretaris PMKRI Cabang Ense Maria Vianey Wea, dalam orasinya menambahkan, bupati dan wakil bupati sangat lemah dalam melakukan pendekatan dengan pemerintah provinsi sehingga pencabutan izin usaha tambang tidak mampu dilakukannya padahal tambang merupakan monster perusak ekologi dan tatanan kehidupan sosial budaya masyarakat.

“Korbannya adalah masyarakat karena tambang merupakan monster perusak ekologi dan tatanan kehidupan sosial masyarakat. Hentikan aktivitas penambangan” ujarnya. (mn)

Keterangan Gambar : Angan Riwu saat melakukan orasi di depan Kantor Bupati Ende.