Gertak Minta Kapolda NTT Copot Kapolres Ende  Dari Jabatannya

0
982

Ende Klikntt.com– Gerakan Rakyat Anti Korupsi Flores Lembata meminta kapolres Ende untuk dicopot dari jabatan. Permintaan tersebut menyusul, lambannya penanganan dugaan kasus gratifikasi yang dilakukan oleh direktur PDAM terhadap delapan orang anggota DPRD Kabupaten Ende. Hal itu seperti tertulis dalam pernyataan sikap Gertak yang diterima media ini pada, Rabu (25/10/2017).

Koordinator Gertak Florea Lembata Kanisius Soge dalam orasinya di Kantor Mapolres Ende mengatakan, Gertak telah enam kali bersama elemen lain yang melakukan aksi demonstrasi untuk mempertanyakan perkembangan penanganan dugaan kasus korupsi kasus dugaan gratifikasi. Namun saat mendatangi kantor Mapolres Ende, dirinya tidak pernah bertemu dengan Kapolres Ende.

” Kita datang kesini terkait dengan dugaan kasus korupsi. Tapi kapolres tidak ada semua, selalu keluar daerah saat kita aksi,” ujarnya.

Kanis menambahkan, hal yang sama juga dilakukan oleh Wakapolres Ende dan juga Kanit Tipikor Polrea Ende yang selalu tidak berada di tempat. Menurutnya, tidak ada gunanya apabila saat bertemu dan selalu mendapati jawaban bahwa kapolrea Ende tidak ada di tempat.

” Saya ini bingung, semua jalan. Wakapolres dan Kanit Tipikor juga jalan. Apalah artinya kalau hanya mendapatkan jawaban bahwa pemimpin tidak ada,” jelasnya.

Kabag OPS Kapolres Ende AKP Evadius Nuka saat menerima para demonstran mengatakan, Kapolres dan Wakapolres Ende tidak berada di tempat.

” Kapolres saat ini ada tugas keluar daerah, beliau ada di labuanbajo saat ini. Dan waktunya memang tidak tepat, jadi saya mau bagaimana,” jelasnya.

Menurutnya, tidak adanya Kapolres Ende saat Gertak melakukan aksi disebabkan tugas keluar daerah. ” Ini bukan menghindar dari aksi tapi karena memang beliau berada duluar daerah sehingga tidak berada di tempat,” jelasnya. (MN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here