Penegak Hukum Diminta Usut dan Tuntaskan Sejumlah Kasus Korupsi Di Ende Termasuk Proyek Jalan Dalam Kota Tahun 2016.

  • Bagikan

Ende Klikntt.com – Gerakan rakyat Anti Korupsi (GERTAK) Flores- Lembata kamis ( 30/11/2017) Kembali Turun Ke jalan Melakukan Aksi Damai menuntut sejumlah Kasus yang sedang di tangani oleh Penegak Hukum di Ende baik Kepolisian Maupun Kejaksaan untuk segera di Tuntaskan.

Selain kasus Dugaan gratifikasi GERTAK juga menyoroti sejumlah proyek yang dinilai ada dugaan korupsi yang sengaja didiamkan oleh penegak hukum di Ende baik itu Kejaksaan maupun Kepolisian.

Koordinator Aksi Kanisius soge dalam orasinya mengatakan ada dugaan korupsi pengerjaan jalan dalam kota ende tahun 2016 lalu yang menelan Dana 22 Milyar lebih.
” Masa anggaran 22 miliar kerja hanya 4 ,5 kilometer kita patut menduga ada konspirasi antara pengusaha dan pemerintah kabupaten Ende ” tutur kanis soge

Lebih lanjut soge mengatakan selain jalan dalam kota pihaknya juga menyoroti pekerjaan jalan nangaba – pemo 32 miliar dan jalan Pu’u Kungu- Orekose kecamatan Nangapenda semua Proyek tersebut patut di duga ada Dugaan Korupsi pasalnya belum sampai setahun di kerjakan jalan-jalan tersebut sudah kembali rusak.
GERTAK juga mendesak penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan proyek tersebut sampai tuntas.

Pantauan media ini peserta aksi sekitar 200 orang mereka berjalan kaki mengelilingi kota Ende dan titik orasi di kejaksaan dan polres Ende (Red)

  • Bagikan