Sekjen DPP PDI Perjuangan, Ir. Hasto Kristiyanto Hadiri Rapat KOI Partai

0
339

Oelamasi_KlikNTT.Com – Sekertaris Jendral (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P), Ir. Hasto Kristiyanto, MM bersama rombongan menghadiri rapat Konsolidasi Organisasi Internal (KOI) Partai Zona daratan Timor, Alor, Rote, dan Sabu di Aula Gereja Elim, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur hari Sabtu,(10/02) sore.

Andreans Hugo Pareira, Ketau DPP PDI Perjuangan dalam sambutannya mengatakan, “Tahun ini Kita di sulitkan dengan Agenda-agenda yang padat, karena pemilihan Pilkada, Pilgub di NTT, dan Tahun 2019 yakni Pileg, dan Pilpres. Dalam waktu yang singkat ini Kita hadapi Pilkada Kabupaten. Kita juga sudah mempunyai Calon Gubernur NTT yang sebentar lagi akan berlangsung. Kalau kita mempunyai Balon yang baik dan siap, Langkah-langkag ke depan akan jauh lebih baik,” jelas Parera

Tambahnya, PDIP sudah mempersiapkan langkah untuk bertanggung jawab atas kemenangan baik itu Pilgub maupun Pilbup. “Kita harus memenangkan Pemilihan Gubernur di NTT, Kesempatan ini harus Kita rebut kembali, dan kita memenangkan beberapa banyak juga pemilihan Bupati khususnya di NTT. Kita mulai mengespot bagaimana persiapan di NTT khususnya di 21 Kabupaten, dan 1 kota. Kita harus menang, NTT ini Daerah basis PDI Perjuangan, sehingga Kita juga harus menjaga NKRI dan Ideologi Pancasila,” tegas Parera

Sementara Sekjen DPP PDI Perjuangan, Ir. Hasro Kristiyanto mengatakan,  Marianus Sae dan Emilia Nomleni yang diusung Parpol PDI Perjuang yang akan bertanding di Pilgub NTT adalah sosok muda yang pemebrani dan membawa perdamaian, setia membela NKRI dan Pancasila. Yang di mana Bung Karno sendiri mengatakan, perempuan adalah sumber pengharapan. Di katakannya saat menyapaikan titipan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan RI, Megawati Soekarno Putri, “Jika datang ke daerah jangan lupa bertemu dengan satgas partai, anak ranting partai, PAC, DPC partai. Karena Mereka lah pasukan yang bersdia merangkul di tengah Rakyat, yang setia pada kedaulatan Rakyat.”

Sehingga di NTT,lebih khusus nya Kabupaten Ende (Alm) Bung Karno di buang, dan di dalam pembuangan saat itu, Bung Karno mulai merengnungkan tentang dasar filsafat yang sedalam-dalamnya Indonesia yang berdaulat yakni Pancasila. Kita adalah partai yang Betul-betul membangun citra Partai untuk Rakyat. Sehingga, (Alm) Bung Karno disebut sebagai penyambung lidah Rakyat Indonesia. Semangat ini lah yang harus Menyala-nyala di seluruh kader PDI Perjuangan, karena Rakyat adalah sumber penguatan dari PDI Perjuangan, tampa Rakyat Kita tidak berbuat Apa-apa.

Jadi Ibu Mega menitipkan pesan kepada DPW, DPD, DPC, dan Anggota DPRD Biasanya persoalan itu muncul di kalangan elit. Yang di mana mempunyai Kepentingan-kepentingan politik yang berbeda dengan kepentingan ranting PAC nya dengan Rakyat. “Untuk selalu ingat, tampa ada Rakyat Kita tidak ada artinya. Perlu kita lihat ke bawah, bahwa tampa Satgas anak ranting PAC Kita tidak ada artinya,” jelas Kristiyanto

Tamabahnya, siapapun elit partai yang menyakiti satgas anak ranting PAC, dia tidak setia pada instruksi Ibu Megawati, karena Mereka yang berjuang tampa pamri berada di tengah lapangan memberatkan semangat juang atas dasar kestiaan (alm) Bung Karno, Ibu Megawati, dan PDI Perjuangan. Karena itu lah rapat konsolidasi ini untuk pilkada serentak Tahun 2018 ini.

Bagi kita pilkada bukanlah persoalan orang perorangan, bagaimana PDI Perjuangan punya tanggung jawab bagaimana kita mensejahterahkan Rakyat melalui kekuasaan yang Kita rebut dengan cara pemilih. Karena itu seluruh kepala daerah PDI Perjuangan di persiapkan dengan baik. “Marilah kita persiapkan dengan baik untuk memilih pemimpin yang berada di tengah Rakyat, pemimpin yang membela Rakyat. Ibu mega mencari pemimpin yang membumikan pancasila, pemimpin yang kokoh, dan tidak pernah membedakan Suku, Ras, dan Agama,” tegas Kristiyanto

Turut hadir pada kesempatan itu, Anggota DPR RI PDI Perjuangan, Herman Hery, Andreas Hugo Parera, seluruh misionaris, DPD, DPC, satgas anak ranting PAC, pimpinan Anggota Fraksi. (*Boy)