Didugaan Akibat Persilngkuhan, Nyawa DAB Tegah Di Habisi ES

  • Bagikan

Nekamese_KlikNTT.Com – Di duga kuat, akibat perselingkuhan, sungguh malang nyawa Deby Angryani Balla (Korban) warga Kelurahan Namosain, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang ini dihabisi oleh pasangan selingkuhannya Eduard Sailana (Tersangka),  umur sekitar 80, dan juga pensiunan PNS, warga Desa Oelomin, Dusun 2, Rt.08/Rw.04, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini dari Kepala Desa Oelomin, Tuce Takesan di Kantor Desa Oelomin hari Selasa,(15/05) sore mengatakan, awalnya Saya coba tanya Tersangka, dan Tersangka sendriri yang menceritakan. “Karena Sebagai aparat Pemerintah Desa, Saya harus tau, dan sesuai informasi yang Saya dapat tersangka, awalnya Tersangka sudah berkanalan dengan korban di satu hotel yang terletak di Kota Kupang, dan Mereka menjalin hubungan alias (Istri simpanan),” jelas Takesan.

Sementara Tersangka mempunyai Kos di Jln. Sukun, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa. Jadi Korban bersama Tersangka mereka bertemu kemarin sekitar pukul (11.30) siang dikos tersebut. Dan setelah bertemu Korban meminta uang untuk pulang, tapi karena dengan alasan Tersangka, dan kesepakatan maka Mereka melakukan hubungan intim. Sementara melakukan hubungan, Korban meminta uang untuk pulang, tapi Tersangka tidak mau kasi maka Korban langsung mengambil uang yang ada didompet Tersangka sebanyak Rp.800.000.

Lanjutnya, karena Tersangka marah dengan korban sehingga terjadi perkelahian antara Mereka. Karena Tersangka mengingat bahwa tersangka membawa piso yang diisi dalam tas maka tersangka langsung mengambil pisau itu dan menikam korban kemudian diisi didalam ember.
” Setelah mengisi korban dalam ember Tersangka kemudian menelpon seorang sopir Toko Avian, yang bernama Daud Baitanu yang juga salah satu warga Desa Oelomin, Dusun 2, Rt.08/Rw.04 untuk menjemputnya sekitar pukul (24.00) malam.”

Sampai diatas mobil, sopir itu menanyakan apa yang dibawa, Kata Tersangka, itu beras yang didalam ember. Dan sampai di Rumah, tersangka memasukan korban ke dalam sumur yang diikat dengan tali nilon berwarna biru. “Didalam ember hijau itu berisi tanah putih, mayat korban yang dalam keadaan bugil, dan diikat dengan tali nilon warba biru,” beber Takesan.

Sementara Kapolres Kupang, AKBP. Indra Gunawan, SIK. Yang diwawancarai media ini via Handphone genggemnya hari Selasa,(15/05) sore mengatakan, Info yang Saya dapat memang khasus pembunuhan tadi malam diwilayah Kota, lalu mayat korban dibuang ke Desa Oelomin.

Karena lokus Kejadiannya di Kota maka Polres Kupang Kota yang menangani, dan TSKnya juga sudah ditangkap. “Nanti tanya langsung aja ke Polres Kupang Kota, karena Mereka yang tangani,” bebernya singkat.

Kapolres Kupang Kota, AKBP. Anthon C. Nugroho yang diwawncarai media ini via Handphone genggamnya hari Selasa,(15/05) sore mangatakan, Kejadian di Jln. Sukun, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, tepatnya diKos-kosan. “Awalnya kita dapat info dari warga sekitar kos itu curiga bahwa perempuan itu tidak keluar dari kos itu, dan ada teriakan minta tolong. Trus laporan sudah ke Polsek, dan ditindak lanjuti maka ada Hal-hal yg mencurigkan di kos-kosan, dan paginya baru tim reskrim menemukan korban yang dibuang ke Oelomin yakni sumur Tersangka.”

Tambahnya, “Korban berinisial DAB, domisili di Kelurahan Namosain, hari ini juga diotopsi, di Rumah Sakit Bayangkara.
Ditanya terkait dugaan perselingkuhan? Masih sementara menjalani proses penyidikannya,”bebernya singkat. (Boy)

  • Bagikan