Naas… Gadis 16 Tahun Disetubuhi Berkali – Kali Hingga Hamil

0
2410

Ket Foto : Ilustrasi

Kupang_KlikNTT.Com_Bunga bukan nama sebenarnya Gadis 16 Tahun warga dusun 4 Pantai Beringin Kecamatan Sulamu kabupaten Kupang, mengalami nasip yang kurang beruntung akibat terhimpit kebutuhan akhirnya dirinya disetubuhi sejak Desember 2018 berkali – Kali hingga Hamil oleh seorang Paman yang diduga Berinisial ZA warga Dusun 6, Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, NTT.

Informasi yang diterima media ini hari Kamis,(13/06) sore dari keluarga Korban, atas nama WM, Desa Pante Baringin mengatakan ” Awal mula dirinya mengetahui kejadian naas yang menimpa bunga ini ketika dirinya hendak bertemu bunga untuk menanyakan apa motif sehingga dirinya melarikan diri dari rumah untuk melapor ke pihak perlindungan anak,

” Ketika saya bertemu dengan bunga dirinya mengaku bahwa Paman yang diduga berinisial ZA telah bersetubuhi dirinya berkali – kali sehingga dirinya hamil.

WM Menambahkan dari cerita yang disampaikan bunga kepada saya soal kejadian naas yang telah menimpa dirinya saya sempat menanyakan apa respon dari orang tua ketika dirinya sudah mengalami hal ini.? Bunga mengatakan bahwa orang tua juga menyetujui kalau anaknya di setubuhi berulang-ulang oleh Paman yang di duga berinisial ZA tersebut, dan bahkan bunga pun mengakui bahwa dirinya pernah diancam oleh Paman dengan menggunakan alat tajam (pisau) apa bila bunga tidak melayani nafsu bejat nya.

” Dari kejadian yang di alaminya hingga dirinya sudah hamil Bungapun jga pernah merasa sakit hati dan takut akhirnya dirinya pernah mencoba untuk bunuh diri dengan mengkomsumsi obat hama penggerek jagung yakni furadan, namun bunga tertolong karena sempat dibawa ke RS untuk mendapatkan pertolongan.

Lanjut WM setelah masa pemulihan dari keracunan yang di akibatkan bunga mencoba untuk bunuh diri bunga pun tidak putus asah untuk kembali mengadu kepada perlindungan anak untuk melapor, tetapi ketika dirinya tiba diperlindungan anak, orang tua bersama paman yang di duga sebagai pelaku dengan inisial ZA tiba kantor perlindungan anak dan akhirnya masalah ini dialihkan ke Polres Kupang.dan masalah ini dilaporkan ke Polres Kupang dengan delik aduaan persetubuhan anak dibawa umur hingga hamil.

Diduga ada nya upaya untuk menghindari persoalan ini agar tidak di ketahui publik dan juga masyarakat di kecamatan Sulamu bunga akhirnya dari pihak perlindungan anak dan pihak polres Kupang mengatarkan bunga ke Dinas Sosial bagian penitipan anak untuk menunggu keluarga korban datang.

” Selama Enam bulan ada di tempat penitipan anak dinas sosial bunga juga sempat katakan kepada saya kalau orang tua datang untuk jemput dirinya tidak mau pulang bahkan bunga pernah meminta ke pada saya agar membantu bunga untuk keluar dari tempat penitipan anak itu ” jelas WM

Dengan kejadian yang nyata telah menimpa bunga saya berharap kepada Polres Kupang yang sudah menangani masalah ini agar bisa menindak sehingga bisa terungkap dan bisa dipastikan dan di proses seuai dengan undang-undang yang berlaku beber WM sambil teteskan air mata.

Sementara salah satu kelurga korban, YK warga Dusun 6, Desa Pariti juga mengatakan terkait dengan surat pengantar yang akan di bawah ke dinas sosial sebagai tempat penitipan anak yang di mana saat ini bunga tempati dirinya mengetahui bahwa surat tersebut ditanda tangani oleh Kapolres Kupang.

” kemarin Rabu,(12/06-red) Paman yang di duga pelaku yang berinisial ZA datang ke saya untuk menanyakan masalah ini serta menanyakan siapa yang melaporkan dan menyebarkan isu ini ke publik. Dan Paman ZA juga membawa sebuah senapan (Pistol) laras pendek yang tersilap di pinggangnya jelas YK

Atas kejadian naas yang telah menimpa bunga kami keluarga sangat mengharapkan agar pihak Polres Kupang bisa mengungkap masalah ini dan menyelesaikan masalah sehingga bisa mempunyai kepastian hukum dan hak dasar bunga bisa terpenuhi Karena masalah ini sudah terlalu sangat lama. Kasian anak kita,” ungkapnya YK singkat. (Boy).