Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Daerah

Kabuapten Kupang Dapat Apresiasi Dari Ditjen PKH RI Raih Hasil Tertinggi Program UPSUS SIWAB di NTT

42
×

Kabuapten Kupang Dapat Apresiasi Dari Ditjen PKH RI Raih Hasil Tertinggi Program UPSUS SIWAB di NTT

Sebarkan artikel ini

Oelamasi_KlikNTT.com- Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian RI Drh. I Ketut Diarmita, MP mengapresiasi upaya dan kerja keras Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kupng dan Masyarakat dalam meningkatkan jumlah Populasi dan kualitas Ternak Sapi.

Demikian hal ini diungkapkannya saat acara panen sapi pedet hasil program SIWAB Tahun 2017-2019 di Desa Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT, Jumat(28/06). NTT merupakan salah satu lumbung ternak sapi Nasional dan Kabupaten Kupang merupakan salah satu daerah penyuplai terbesar. “Saya apresiasi Kabupaten Kupang mencapai hasil tertinggi upsus siwab di NTT”, kata I Ketut.

Lebih lanjut, I Ketut menyampaikan bahwa kebutuhan daging sapi tingkat Nasional sangat tinggi sehingga memerlukan dukungan dari Daerah-daerah penghasil ternak sapi, dalam upaya mengurangi impor daging sapi saat ini. “Kebutuhan daging Nasional baru dapat kita penuhi sendiri 67% (dari kebutuhan 680-an ribu ton/tahun) saja sisanya kita masih impor, sehingga saya targetkan NTT bisa siapkan hingga 3 jt ekor Sapi setiap tahun”, jelasnya.

Untuk mencapai hal tersebut, Dirinya nyatakan perlu kerja keras, harus lebih semangat dan meraih sukses untuk mendukung kebutuhan daging sapi salah satunya lewat program Upsus Siwab ini. Kepada Pemda, Ia berharap agar mempersiapkan pakan ternak yang baik sehingga tidak perlu mengambil dari jawa demi mengurangi biaya produksi.

Selain itu, Ketut harapkan agar Masyarakat jangan memotong sapi betina atau sapi induk di RPH karena itu mengurangi produksi kita. “Saya tetap mendorong produktivitas sapi dari NTT, karena daerah ini punya potensi peternakan dan pengembangan sapi yang luar biasa”, jelasnya.

Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno dalam sambutannya menyatakan terima kasih atas dukungan Pemerintah Pusat lewat penggembangan Program Upsus Siwab. Dinyatakannya perlu ada upaya khusus memperbaiki performa ternak sapi di Kabupaten Kupang agar menjadi lebih baik. Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) di Kabupaten Kupang jelas Masneno memberikan manfaat yang sangat besar bagi petani peternak dan membuka peluang hasilkan pedet dalam jumlah yang banyak.

Prestasi Kabupaten Kupang mencapai hasil tertinggi se-Provinsi NTT baik melalui inseminasi buatan (IB) maupun Intensifikasi Kawin Alam (INKA) menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kualitas dan kuantitas ternak sapi di NTT. Pada kesempatan tersebut, Masneno titipkan harapannya melalui Ditjen PKH dapat memfasilitasi hubungan kerjasama dengan PT. Samati Group agar dapat mendirikan pabrik Nitrogen (N2) Cair di Kabupaten Kupang mengingat keterbatasan N2 menjadi salah satu kendala pelaksanaan IB di Kabupaten Kupang.

Hal ini menurutnya, sangat penting demi peningkatan kualitas Siwab kedepan. Terkait dengan kegiatan panen pedet hasil upsus siwab tahun 2017-2019 dinyatakan Masneno, “Membuktikan bahwa program ini telah memberikan manfaat nyata dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas ternak agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kabupaten Kupang”, beber Masneno.

Turut hadir, Bupati Kupang, Korinus Masneno, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, Kepala Dinas Peternakan Propinsi NTT, Dani Suhadi, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Yacoba L.B. Ludjuwara, dan para Petani Peternak Kabupaten Kupang, serta para undangan lainnya. (Boy/ Humas Kab. Kupang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *