Pemda Nagekeo Gelar Sosialisasi Pengadaan Tanah Pembangunan Waduk Lambo

  • Bagikan

Nagekeo, KlikNTT.Com-Pemerimta Kabupaten Nagekeo Bersama Seluruh Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah beserta Balai wilayah Sungai Nusa Tenggara Dua Malkukan Sosialisasi Tentang Pengadaan Tanah Pembangunan Waduk Lambo yang di laksanakan, di Kantor Desa Labolewa, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Pada hari Kamis (25/07/2019)

Bupati Nagekeo Dr Yohanes Don Bosco Do,M.kes dalam sambutannya mengatakan ” Kegiatan hari ini merupakan sosialisasi dan Pendataan awal persiapan pengadaan tanah Pembangunan Bendungan Mbay.

” Karena Pembangunan Waduk itu akan segera dimulai saya berharap bahwa yang sudah kita lalui selama ini membawa kita pada sebuah sikap bersama objek Waduk Lombo sudah sekian tahun bisa kita terima dengan lapang dada.

Bupati Don Menambahkan keinginan pikiran masyarakat kita sudah kita sampaikan kepada pemerintah berbagai jenjang mendengarkan dan mengaku berdiri dalam rencana proyek ini. Kedepan saya berharap sebagai Bupati Nagekeo saya akan tetap berada bersama masyarakat untuk kita terima project ini dan kita pastikan bahwa manfaat secara maksimal  dan optimal tertinggi benar-benar bagi kita

“Saya sebagai Bupati Nagekeo  menjamin akan berusaha dalam kewenangan saya dalam langkah-langkah yg benar dan penilaian dipakai dalam kementerian keuangan dan kami meminta rumah, pekarangan diberi untuk diukur dan diperhatikan betul dalam kompensasi yang wajar.

Sementara Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa tenggara Agus Sosiawan,dalam sambutannya mengatakan” kedatangan kali ini merupakan kegiatan sosialisasi tentang pendataan dan pengadaan tanah yang terkena dampak dan untuk mengetahui berapa luas lahan yg terkena dampak termasuk pekarangan dan pemukiman dan kegiatan ini atas dasar menjawab program nasional.

” Kami BWS merencanakan untuk percepatan sosialisasi pengadaan tanah sesuai perintah undang-undang. Kami dari BWS  untuk mendata tanah perorangan, tanah pekarangan, rumah supaya bisa mengetahui berapa luas lahan yg dimiliki oleh penduduk yang terkena dampak yang berkaitan dengan pergantian rugi yg terkena dampak pembangunan waduk.

Agus menambahkan Kami BWS mengharapkan kepada masyarakat agar mari kita kerja sama dan saling mendukung dalam proses sosialisasi sehingga kegiatan bisa berjalan sesuai dengan rencana, kami dari kementrian PUPR bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku walaupun rencana pembangunan waduk Lambo belum semuanya sepakat dan yang keberatan silakan ajukan proses ini sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hadir dalam kesempatan itu, Dandim 1625/Ngada Letkol Inf I Made Putra Suryawan, Ketua pengadilan Negeri Bajawa Herbert Hareva,SH.MH, Waka Polres Ngada I NYOMAN SURYA Iriawan,SH, Kasi Intel Kejaksaan Bajawa Andik,SH, Doa yg dipimpin oleh camat Aesesa Pius Sharing, Asisten I Propinsi NTT/yang mewakili Kabid SDA PUPR propinsi NTT Sony Tella, Balai wilayah sungai II Nusa Tenggara Agus Sosiawan, Kepala satuan kerja  Balai wilayah sungai NTT, Pimmpinan OPD Kab.Nagekeo, Camat Aesesa Pius Dhari, Danramil 05 Aesesa Adam Natal, Kepala satuan kerja Bendungan NTT Ferry MOU Happy, Panitia Pengadaan tanah BWS NTT Benny Malelak, Kapolsek Nangaroro IPD Abubakar Li, Para tokoh, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, Pihak keamanan dari TNI, POLRI, Brimob Ende maupun wartawan media cetak dan media elektronik. (VD).

  • Bagikan