PMKRI Ende Menggelar Seminar Nasional  Konferensi Studi Regional

0
572

Ende_KlikNTT. com_Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende Menggelar seminar Nasional Konferensi Studi Regional dengan Mengakat Tema” Flores adalah sebuah pulau yang menyimpan banyak kekayaan alam sebagai tempat wisata yang sangat menjanjikan” Kegiatan seminar yang berlangsung di aula Paroki Onekore. Jumad, 23/08/2019, melibatkan akademisi, praktisi dan juga stakeholder yang consern pada pariwisata juga pembagunan pariwisata di regio Flores.

Hadir juga saat itu, Asisten II Kosmas Nyo dan Para Pemateri  yaitu Valens Daki Soo, Alexander Leda, Mansuatus Gare, Adrianus Pala dan peserta dari mahasiswa Unflor Ende, STPM Ende serta Siswa dari SMA yang ada di kota Ende.

Ketua PMKRI cabang Ende Firmus Figo menegaskan Sektor pariwisata saatnya menjadi kekuatan ekonomi baru sebab sumbangsinya tercapat produk domestik regional bruto sangat tinggi.

Salah satu cara untuk mendukung kebijakan pariwisata nasional adalah dengan membangun destinasi wisata.

” Perencanaan pariwisata ini berfungsi untuk menyokong empat arah kebijakan pariwisata nasional yaitu Pemasaran wisata, pembangunan destinasi pariwisata, pembangunan industri pariwisata dan pembangunan kelembagaan pariwisata” ,katanya.

Dalam sambutan Wakil Bupati Ende yang dibaca oleh Asisten II setda Ende, Kosmas nyo mengatakan konsep pembangunan pariwisata  di pulau flores , sememestinya saling mendukung antara  daerah yg satu dengan lainya,  dengan semangat membangun sektor  pariwisata dalam kebersamaan dan sedapat mungkin menghilangkan ego daerah yang mengakibatkan pembangunan sektor diwilayah flores  menunjukan hasil yang maskimal.

Guna mendukung pembangunan pariwisata pemerintah kabupaten Ende menetapkan pariwisata menjadi leading sektor, dengan menetapkan program strategis pembangunan pariwisata berbasis masyarakat.

” Mengingat pulau flores memiliki keberagaman dengan keunikan yang luar biasa terkait potensi- potensi wisata maupun budaya. Ende dengan Danau kelimutu dan situs bungkarno, manggarai barat dengan Komodo dan flores timur wisata religi da  sikka tenun ikat, lembata ritual penangkapan ikan paus dan sebainya “, tuturnya.

Potensi wisata ini dikemas dengan baik makan pariwisata flores  akan mampu mendongkrak PAD  bagi kabupatenya, dengan sendirinya masyarakat  akan semakin sejathera.

Dirinya berharap agar Dengan adanya seminar ini dapat menemukan konsep pembangunan dan pengembangan pariwisata flores yang tepat agar kedepanya pembangunan dan pengembangan pariwisata flores tidak berjalan sendiri  melainkanmenjadi satu-kesatuan yang saling mendukung.

Maria Erlinda Rero  salah seorang peserta seminar nasional konferensi studi regional, di sela sela seminar mengatakan bahwa, seminar ini sangat penting dan urgen buat kawula muda flores, secara khusus para akademisi sehingga tujuan dari seminar ini memiliki dampak komersial dan juga pendapatan daerah ke arah yang  lebih baik. ( elthon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here