50 Peserta Pelatihan Pemandu Wisata,Tracking ke Wewerowet

0
931

Nagekeo, KlikNTT.Com-Sebanyak 50 orang peserta Pelatihan Pemandu Wisata Lokal yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo, melakukan tracking ke Bukit Savana Wewerowet,Desa Nggolonio Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Jumat, (30/08/2019).

Sebelumnya, Tracking dilaksanakan sebagai bentuk praktek lapangan dari berbagai materi pelatihan pariwisata yang diterima oleh para peserta di Hotel Sinar Kasih Mbay Kabupaten Nagekeo.

Sebanyak 50 Para peserta kegiatan melakukan tracking dengan didampingi oleh pemateri antara lain Ferdinan Rada Wara dari DMO FLORES dan para pendamping dari Dispar yakni Primus Daga,SST. Par. Dan Kristian Melang,S.Tr. Par.

Saat ditemui awak media, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo Silvester Teda Sada menyampaikan bahwa kegiatan tracking dilaksanakan di Bukit Wewerowet, menurutnya Bukit Wewerowet memiliki pesona keindahan alam yang sangat istimewa.

“Kegiatan tracking ini kami lakukan di Wewerowet, karena dari puncak Wewerowet, kita bisa melihat view yang sangat istimewa dan bagus. Selain itu Kita juha bisa melihat ratusan hektar padang garam dan bisa melihat indahnys Watundoa dan gua alam.Jadi atraksi alamnya cukup komplit,” jelas Silvester.

Sil mengharapkan agar para peserta dapat menikmati pemandangan alam tersebut dan mulai mempromosikan keindahan alam Bukit Wewerowet, sebagai salah satu Potensi Wisata di Kabupaten Nagekeo.

Sementara Pendamping dari Dinas Pariwisata Kristianus Melang kepada media menjelaskan bahwa materi pembelajaran dalam Pelatihan bagi Para Pemandu terdiri dari materi pengantar pariwisata, teknik komunikasi/kepemanduan, penangan keluhan wisatawan.

“Semuanya sudah dipelajari secara teoritis. Pada hari kedua, kita melakukan praktek teknik guiding di lapangan,” jelasnya.

“Hari ini kami ambil salah satu spot wisata terdekat yaitu bukit Wewerowet atau Weworowet Hill.Jalur tracking kami ambil  dari arah belakang jalan.Tujuannya agar para peserta dapat menyusuri gua alam, hutan mangrove, sumur alam (Wae Acu) yang ada di tepi bukit  di bagian belakang,” jelas Kristian.

“Selanjutnya kita melakukan tracking/hiking dari arah belakang juga, karena jalur hikingnya tdk terlalu terjal seperti bagian depan,”lanjutnya, bahwa dalam kegiatan tracking tersebut para peserta diberikan kesempatan untuk secara  langsung mempraktekkan cara memandu tamu group, sesuai teorinya yang telah diberikan sebelumnya.

Salah satu peserta pelatihan pemandu wisata yaitu Florentina Wona yang merupakan utusan dari Kelurahan Ratongamobo menyatakan bahwa dirinya sangat menikmati kegiatan tracking dan hiking ke Bukit Wewerowet.

“Saya sangat menikmati kegiatan hari ini.Dalam kesempatan ini kami dapat langsung mempraktekan semua teori yang telah kami pelajari sebelumnya, tentang bagaimana menjelaskan tentang objek wisata kepada para wisatawan,bagaimana menghandle group wisatawan dan lain sebagainya,”katanya.
Hal serupa juga disampaikan Floretina, bahwa dirinya mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten Nagekeo dapat melaksanakan berbagai kegiatan positif seperti Pelatihan Bagi Para Pemandu Wisata.

“Dengan kegiatan-kegiatan positif seperti ini,potensi pariwisata di Kabupaten Nagekeo dapat lebih dikenal,” harapnya. (VD).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here