PMKRI Ende Desak Pemkab Ende harus optimal dan transaparan dalam mengelola Aset daerah.

0
565

Ende_KlikNTT.com Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) cabang Ende Agar Pemerintah Kabupaten Ende lebih m transparansi dalam Mengelola beberapa aset daerah yang ada. Hal ini disampaikan Ketua Presidium PMKRI Cabang Ende, Firmus Rigo kepada wartawan (Rabu,16/10) di margasiswa PMKRI.

” Aset daerah yang seharusnya bisa meningkatkan PAD namun karena terjadi kesalahan dalam pengelolaan dan tidak adanya transparansi anggaran akibat pemasukan dari aset yang ada, sehingga dampaknya terhadap peningkatan PAD tidak kelihatan sama sekali.Ungkap Firmus Rigo

Firmus Menambahkan Banyak aset daerah bidang olahraga seperti stadion marilonga dan aset lain di kabupaten Ende merupakan aset yang punya prospek jangka panjang sehingga manajemen (pengelolaan) harus benar-benar optimal dengan meperhatikan prinsip transparsnsi salah satunya.

Lanjut Firmus terkait dengan manajemen pengelolaan aset, yang menjadi polemik saat ini misalnya stadion marilonga bahwa pemasukan dari stadion yang dibangun dengan anggaran selangit itu tidak ada pertanggung jawaban sama sekali.

“Tentu banyak pihak yang tidak mengetahui sama sekali berapa besar pemasukan dari Stadion Marilonga, karena tidak ada pertanggung jawaban”, katanya.

Tamba Firmus secara sederhana, pengelolaan aset daerah tentu meliputi beberapa tahap. Diawali dengan perencanaan, pelaksanaan, dan juga pengawasan. Apabila ketiga tahap ini dilaksanakan secara masif, transparan, dan tanpa gaining kepentingan tertentu maka berbagai persoalan seperti seperti stadion marilonga tidak akan terjadi.

” Dalam tahap pelaksanaan pembangunan stadion anggaran yang digelontorkan tidak sedikit yakni sebesar 14 miliar lebih, kemudian yang menjadi persoalan bahwa penggelontoran anggaran yang begitu besar seakan memupus harapan masyarakat terhadap peningkatan PAD daerah ini”, katanya.

Pemerintah Kabupaten Ende mesti menyiapkan Instrumen yang tepat untuk mengelola aset Daerah secara profesional dan transparan.

“mestinya harus disiapkan instrumen sejak awal sebagai langkah strategis sehingga output dari aset seperti Stadion Marilonga benar-benar diakomodir dalam Peningkatan PAD Kabupaten Ende”, katanya

Sementara Presidium Gerakan Kemasyarakatan, Ferdinandus G. L. Koten, mengatakan Bahwa melalui hasil analisa dan diskusi bersama rekan-rekan anggota, maka, PMKRI secara Organisatoris Mendesak Pemerintah kabupaten Ende untuk lebih transparan dalam mengelola aset daerah khususnya Stadion Marilonga, sehingga masyarakat juga bisa mengetahui seberapa besar pemasukan yang berkontribusi Untuk Peningkatan PAD.

selain itu, PMKRI juga Mendesak Lembaga DPRD Ende agar lebih ketat melakukan pengawasan, karena sangat penting untuk mengetahui dan menilai konsistensi praktek oleh pemerintah daerah dengan standar yang berlaku. Hal ini juga bertujuan untuk menghindari penyimpangan dalam setiap fungsi pengelolaan aset Daerah. ( elthon).