Jelang Pelantikan Presiden Polres Ende Gelar Apel Pasukan

0
286

Ende_KlikNTT.com Kepolisian Resor Ende menggelar apel pasukan kesiapsiagaan pengamanan pelantikan Presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan pada hari minggu 20 oktber 2019.

Upacara gelar pasukan yang dilakasanakan dihalaman mapolres Ende, jumad (18/10/2019). Apel yang di pimpin oleh Dandim 1602 Ende Letkol inf Mochamad Fuad Suparlin S.I.P.,M.Tr (Han).

Kegiatan apel gelar pasukan yang diikuti oleh anggota TNI dandim 1602 ende, Sat Pol PP Ende, Dinas Perhubungan Kabupaten Ende dan jajaran polres Ende serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin dalam sambutanya yang dibacakan oleh dandim 1602 Ende Letkol inf Mochamad Fuad Suparlin S.I.P.,M.Tr (Han) menyampaikan Sebagai sebuah pesta demokrasi PEMILU serentak 2019 adalah bagian dari kemerdekaan rakyat untuk memilih kepala negara atau pemerintahan, sehingga perlu adanya jaminan keamanan, pada konteks ini TNI/Polri mengawal dan mengamankan proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Peningkatan kerawanan KAMTIBMAS ditandai dengan terjadinya pergerakan aksi unjuk rasa dari berbagai elemen mahasiswa di sejumlah daerah termasuk NTT, untuk menolak sejumlah RUU.

Berkaitan hal tersebut, TNI dan Polri melakukan pengawalan dan pengamanan, kapolda NTT menekankan beberapa hal yaitu :

1. Siapkan mental dan fisik dengan dilandasi ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam melaksanakan tugas.
2. Tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman terorisme yang menfaatkan momen pelantikan presiden dan wakil presiden.
3. Perkuat soliditas dan sinergisitas TNI-Polri serta seluruh stakeholder guna mewujudkan pelantikan presiden dan wakil presiden yang lancar , aman dan damai.
4. Hindari yang dapar mencederai kewibawaan TNI-Polri dalam melaksanakan pengawalan dan pelantikan presiden dan wakil presiden.
5. Mengedepankan langkah-langkah proaktif dengan optimalkan deteksi dini guna mengetahui dinamika yang brkembang.
6. Dorong seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, media, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta lembaga sosial untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai aturan yang berlaku.

Pol Hamidin menambahkan, TNI-Polri memiliki tanggung jawab besar dimana kontestasi proses demokrasi yang harus dilakukan dalam sudut pengamanan untuk menciptkan demokrasi yang sehat, kompetitif dan aman. Pengamanan yang paling utama adakah menjalin sinergisitas dengan pihak-pihak terkait.

Dandim 1602 Ende Letkol inf Mochamad Fuad Suparlin S.I.P.,M.Tr (Han), menyampaikan untuk kabupaten Ende saat ini kondisi kondusif, tetapi TNI-Polri  tetap lakukan antisipasi secara dini.

” Kita ingin proses demokrasi berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku, dari pantauan sampai saat ini belum ada gerakan dan kita inginkan pelantikan berjalan dengan lancar dan aman”,katanya.

Ia berharap kepada masyarakat  kabupaten Ende, agar tidak cepat teprovokasi dengan isu-isu yang akan menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. ( elthon).