Pasca Pilkades, Lima Desa Di Ende Ajukan Protes

  • Bagikan

Ende_KlikNTT.com Sebanyak 157 Desa telah melaksanakan pemilihan kepala desa serentak di wilayah kabupaten Ende. Pasca Pilkades 2 desember 2019, lima desa adanya persoalan yang diduga penggelembungan suara oleh panitia.

Setelah melaksanakan pilkades serentak  sebanyak 5 desa mengajukan  protes terhadap kerja panitia  pilkades di desa. Namun dari 5 desa tesebut  sebanyak  4 desa sudah menyelesaikannya di tingkat  desa bersama panitia desa, kecamatan dan kabupaten. Sementara satu desa yaitu desa Niopanda  belum  diselesaikan dan direncanakan  di selesaikan hari ini.

Hal ini disampaikam oleh kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Albert Yani kepada wartawan diruang kerjanya. (11/12/2019).

Dari kelima desa tersebut itu, empat desa sudah selesai  di desa dan satu desa tembus ke Dinas. Desa Nio Panda kecamatan kota baru, rencananya hari ini kami selesaikan dan akan menghadirkan  semua pihak karena mereka  masih protes  adanya  dugaan penggelembungan suara oleh  panitia di desa.

” Dari 157 desa yang menggelar pilkades serentak namun ada dua desa ditunda pelaksanaan pilkades akibat calon kepala desa tunggal, dua desa diantaranya desa Ratewati dan desa Ratejuju “, ungkapnya.

Albert menambahkan bahwa di desa Ratejuju  kecamatan Lepembusu Kelisoke akan melaksanakan pilkades pada tanggal 15 desember mendatang sedangkan desa Ratewati kecamatan Welamosa belum diinformasikan kepada dinas PMD.

Lanjut Albert, Fsetelah  pelaksanaan  pilkades tersebut dijadwalkan pelantikan kades terpilih  akan dilanskanakan  sebelum  liburan natal. Dikatakanya bahwa terkait informasi pasti  tanggal  pelaksanaan pelantikan  itu akan diinformasikan  lagi  ke desa.

” terkait dengan pelantikan Kepala desa terpilih akan dilaksanakan sebelum libur natal dan untuk informasi pastinya akan kita  sampaikan ke desa-desa yang telah melaksanakan pilkades”.

Penulis : Elton Rete
Editor. : Fred Siga

  • Bagikan