Ketua DPRD Kesalkan PAD Kabupaten Kupang Rendah

  • Bagikan

Oelamasi_KlikNTT.com- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, S.H sangat kesal dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat rendah.

Hal ini dikatakannya kepada awak media Senin,(20/01) siang diruang kerjanya ketika dimintai tanggapan terkait minimnya PAD Kabupaten Kupang. Dirinya mengakui bahwa PAD Kabupateb Kupang sangat rendah. Tetapi Kabupaten Kupang ini merupakan daerah yang  punya banyak potensi dan hasil bumi yang cukup banyak termasuk galian c.

Akan tetapi dirinya sangat kesal kalau PAD nya sangat rendah. Nah, mungkin saja faktor utamanya ada di pengawasan lapngan yakni mulai dari mulut tambang dan juga pos-pos pemantau. Kebocoranya ada disitu.

Kedepan Dirinya akan mengkoordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati untuk mensiasati ini. “Mudah-mudahan ke depan itu kita akan siapkan alat pemantau yang bersistem elektronik. Jadi nanti kita pasang palang yang seperti di daerah jawa. Jadi tiap kali kendaraan keluar masuk itu terbaca sendiri. Sehingga tidak terjadi kebocoran. Dan bila perlu di setiap titik pos pemantau itu pasang cctv”, jelas Taimenas.

Lebih lanjut, Sesuai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kupang yang mengatakan bahwa PAD tahun ini 21 Miliar, kedepan harus dinaikan. Karena ini tidak seperti kita membalik telapak tangan. Anak buah yang dilapangan kalau kerja tidak jujur lebih baik ganti orang lain saja.

Dirinya mengambil contoh yang sering terjadi dilapangan yakni, misalkan retribusi disiapkan Rp. 1000, tapi misalkan dalam dua minggu, contohnya yang disiapkan Rp. 2000, Tapi kendaraan masuk itu sekitar dua ribu lebih, lalu yang terbaca itu hanya Rp. 500 saja. Berarti kita rugi Rp. 1500, yang sering terjadi kebocorannya seperti itu.

“Penyakit lama yang perlu kita hilangkan, jangan dipelihara dilapangan. Jadi sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Kupang, dirinya akan membangun koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kupang yakni Bupati, Wakil Bupati, dan Dinas terkait agar sistem pengawasan dilapangan diperketat supaya bisa mengurangi angka kebocoran mafia”, beber Taimenas. (Boy)

  • Bagikan