Viktor Laiskodat, ‘Stunting di Kabupaten Kupang Harus Ditangani dengan Serius’

0
254

Amfoang Selatan_KlikNTT– Untuk mengurangi angka Stunting, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat meminta Pemerintah Kabupaten Kupang harus menangani dengan serius.

Demikian diungkapkannya dalam Rapat Kerjanya Gubernur NTT bersama Bupati Kupang, para Camat, Lurah, Kepala Desa, Tenaga Kesehatan, dan tenaga Pendidikan se–Kabupaten Kupang tepatnya di GMIT PNIEL I, Kelurahan Lelogama, Kecamatan Amfoang Selatan, Jumat (14/02) siang yang lalu dalam sambutannya, Ia mengatakan agar NTT dapat keluar dari keterbatasan dan bangkit menuju sejahtera. Beberapa gebrakan yang akan dilakukan ialah pengembangan potensi pariwisata di NTT, khususnya di Kabupaten Kupang yang dinilainya sangat memikat memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan.

Pariwisata memegang peranan besar dalam rangka menumbuhkan perekonomian masyarakat dan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dalam bidang pariwisata tersebut, Ia berharap ada pusat-pusat pariwisata yang dikembangkan di Kabupaten Kupang, terintegrasi dan direncanakan dengan baik.

Kendati demikian, Ia nyatakan ada persoalan serius yang perlu diselesaikan. Antara masih tingginya angka stunting NTT terkhusus di 3 Kabupaten yakni, Kabupaten TTU, TTS dan Kabupaten Kupang. Ini perlu ditangani dengan serius. Dirinya meminta kolaborasi dan keseriusan semua pihak khususnya Pemkab. Kupang dalam menanggulangi dan menekan angka stunting ini agar menurun. “Saya tidak main-main terhadap penanganan stunting di NTT. Kita harus serius menurunkan angka stunting ini dan membangun generasi masa depan yang berkualitas,” beber Laiskodat.

Lebih lanjut, dengan tingginya stunting, berarti semakin tinggi generasi NTT kedepan yang lemah sehingga perlu ditangani secara serius dan sungguh-sungguh. Kepada semua pihak dirinya ajak untuk membangun SDM NTT yang terbaik dan menjadi generasi emas dengan menanggulangi stunting. Salah satu teknik memerangi stunting di NTT ialah, dengan memperhatikan kebutuhan gizi balita dan anak dengan memberikan makanan yang bergizi.

Dengan tegas orang nomor satu di NTT tersebut mengajak masyarakat menanam Kelor yang memiliki nilai gizi tinggi dan dapat diberikan kepada ibu hamil, balita sehingga mencukupi gizinya. “Saya instruksikan untuk tiap KK menanam 5 pohon di pekarangan dan saya harap di Kabupaten Kupang ada satu hamparan kebun kelor 1000 hektar,” Tukas Viktor.

Dirinya mengharapkan dukungan semua pihak diantaranya para Kades, Tenaga Kesehatan dan Pendidik untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat akan pentingnya memberikan gizi terbaik kepada anak. Kepada Pemkab Kupang khususnya OPD terakit, dirinya harapkan terus membangun kolaborasi bersama dengan Pemprof NTT dalam melakukan upaya penurunan stunting. Terkait bidang pendidikan Gubernur Viktor sangat berharap dapat dilaksanakan dengan baik sehingga membentuk SDM NTT yang handal dan berkualitas.

Tambahnya, kedepan perlu pengkhususan mata pelajaran diantaranya Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris kepada anak didik sehingga benar-benar memiliki skill dan kemampuan dalam menghadapi era yang semakin berkembang saat ini. Salah satu hal penting dalam pengembangan SDM NTT, pembentukan mental dan karakter anak yang baik dan memiliki nilai jujur, tertib, dan bersih. Ia juga mengajak Gereja agar berperan penting dalam mengatasi stunting.

Bupati Kupang, Korinus Masneno atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang ucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur NTT di Lelogama Kabupaten Kupang dalam rangka memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat untuk menaggapai hidup yang lebih baik.

Kabupaten Kupang memiliki pertumbuhan ekonomi 5,3 % dengan jumlah penduduk mencapai 387.000 Jiwa dengan luas wilayah mencapai 2/3 Luas Provinsi Bali. “Terkait dengan kondisi penduduk, saat ini masih terdapat 23 % penduduk dibawah garis kemiskinan sehingga lewat program Revolusi 5 P Pemkab Kupang membangun lewat potensi yang dimiliki masyarakat khususnya di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan kelautan dan pariwisat”, jelas Masneno.

Kondisi yang besar dalam 5 bidang ini terus digenjot dalam rangka mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kupang untuk keluar dari keterbatasan yang ada khususnya persoalan stunting saat ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTT atas dukungan infrastruktur jalan Takari Lelogama yang sejak Indonesia merdeka selalu saja sulit dilewati dan belum memadai.

Dirinya berharap, “Lewat pembukaan jalan ini dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kupang khususnya diwilayah Amfoang”. (Boy