Terkait Kepemilikan IUP, Direktur PT Agogo Minta Jangan Asal Bunyi

  • Bagikan

Ende_KlikNTT.Com -Terkait Pemberitaan yang di lansir di beberapa media Online beberapa waktu lalu tentang kepemilikan IUP oleh PT Agogo Golden Group, Direktur PT Agogo Golden Grup angkat bicara karena merasa aneh dengan pembicaraan para pihak maupun Perorangan di Media masa yang mempersoalkan Ijin Usaha Pertambangan ( IUP) milik Perusahaannya.

Kepada media ini Direktur PT.Agogo Golden Grup Rekta Mandrawa  jumad 21/2 mengatakan Pengurusan IUP itu di Dinas Pertambangan atau saat ini di Dinas Satu Pintu dan di pegang oleh Kontraktor masing-masing tidak perlu kami datangi orang perorang untuk memberitahukan kami ada IUP.

Terkait pemberitaan maupun pembicaraan pihak- pihak yang mungkin tidak mengerti bahwa PT.Agogo tidak Punya IUP itu salah besar.

“Masa kontraktor sekelas Agogo yang mempunyai 3 buah AMP dalam memproduksi galian tidak Punya IUP bisa- bisa perusahaan di tutup” kata Rekta

IUP itu adalah salah satu syarat bagi Kontraktor sebelum memproduksi tambang atau Galian C jenis Batu jadi Aneh kalau ada orang yang bilang PT.Agogo tidak punya IUP.

Lanjut Rekta kalau ada puhak- yang tidak paham atau tidak mengerti sebaiknya banyak bertanya dan datangi Semua Kontraktor untuk bertanya apakah perusahaan. Tersebut memiliki IUP atau tidak, apakah IUP masih berlaku atau tidak  sehingga  jangan terkesan  asal Bicara

Yang lebih Aneh lagi,  orang- orang yang bicara dan mempersoalkan bahwa Agogo tidak punya IUP atau IUP sudah mati adalah orang yang tidak ada hubungan Kerja sama sekali.

.” Silakan datangi semua Kontraktor di Kupang maupun di Ende dan tanyakan ke mereka ‘ dari mana mereka dapat material urpil (urugan pilihan), dari mana mereka dapat material batu, pasir untuk kerja pasangan dan saluran dan tanyakan apakah mereka mempunyai IUP atau tidak sehingga fair, tidak terkesan tendensius dan asal bunyi dan tidak jadi bahan tertawaan orang karena bicara asal bunyi,” kata Rekta.

Beberapa waktu lalu ada juga yang bicara bahwa PT. Agogo memproduksi tambang Ilegal di Manggarai Timur padahal di sana hanya ada Kuari dan kami membayar sewa lahan kepada Pemilik tetapi untuk Galian C tetap kami bayar ke Pemda Manggarai  dan kalau ada yang bilang Kuari ada IUP coba tunjukan ke kami tegas Rekta.(Tim)

  • Bagikan