Kasus DBD Di Ende Mulai Meningkat, 1 Orang Meninggal Dunia

0
722

Ende_ KlikNTT.com _Jumlah Pasien yang positif terjangkit Demam Berdarah Dongue (DBD) untuk wilayah kabupaten Ende terus meningkat hingga  mencapai 78 orang yang tercatat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ende.Jumlah Pasien Tersebut adalah pasien yang tercatat sepanjang bulan januari hingga 11 maret 2020 dengan rincian bulan januari 23 kasus, februari 30 kasus dan maret 24 kasus serta satu orang meninggal dunia.Hal itu disampaikan direktur Rumah Sakit Umum Daerah Ende, Dr. Aries Dwi Lestari Kepada Media ini Selasa (11/03/2020)

“Dari 78 Kasus tersebut satu pasien yang meninggal dunia tersebut  berusia 7 tahun yang rujukan dari puskesmas welamosa,dimana Pasien tersebut datang dalam keadaan tidak sadar, shok dan gusi berdarah. Penanganan sudah sesuai dengan SOP dengan memberikan cairan dan pengobatan tetapi tidak berhasil sehingga pasien meninggal dunia “, ucapnya.

Dr. Aries menambahkan Demam berdarah ini genetiknya adalah kebocoran dinding pembuluh darah sehingga terjadi shok pasienya ditandai dengan HB-nya naik dan trombosit turun yang terjadi pada pasien ini.Jika sebelumnya dideteksi sejak dini pasti pasien ini dapat tertolong karena pada dasarnya prinsip penanganan adalah obatnya hanya satu dengan memberikan cairan.

” Saat ini rumah sakit umum daerah Ende sedangan menangani beberapa pasien DBD rujukan yang berasal dari beberapa puskesmas dalam kota dan luar kota”, katanya.

Sehingga pihak rumah sakit sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten ende untuk penanganan selanjutnya.

Ia berharap masyarakat kabupaten ende agar memeriksa diri sedini mungkin dengan meningkatnya kasus demam berdarah ini sehingga bisa di atasi.

Sementara Angggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Ende , Chairul Anwar Ketika di minta tanggapan nya terkait DBD menyampaikan pasien demam berdarah dongue akhir-akhir ini semakin meningkat dan ada pasien yang meninggal dunia.

” Pemerintah harus segera melalukan penanganan bagi masyarakat atau di wilayah yang sudah terjangkit dengan penyakit DBD ini sehingga tidak mewabah ke wilayah lain ” ,tegasnya.

Dengan adanya  pasien DBD yang meninggal dunia ia berharap pemerintah melalui dinas kesehatan harus melakukan sosialisasi dan penanganan secara maksimal.ungkap Chairul

Penulis : Elton Rete