Hasil Rapid test di Nagekeo bertambah 2 orang reaktif

  • Bagikan

Nagekeo, KlikNTT.Com-Pemda Nagekeo kembali memngumumkan Hasil rapid test kedua terhadap OTG Nagekeo khususnya dari Puskesmas Danga, didapati 2 orang reaktip.

1 orang adalah OTG klaster Magetan, sedangkan 1 orang adalah keluarga yang punya kontak erat dengan 1 OTG reaktip hasil rapid test kali lalu.Dengan demikian, per hari ini, (Jumad, 8/5), Nagekeo sudah 3 OTG yang reaktip berdasarkan Rapid Test.

Juru Bicara Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Nagekeo Silvester Teda Sada menyampaikan terhadap tambahan 2 reaktip hari ini, kami harus tegaskan kemungkinan terburuk, bahwa pergerakan status dari non-reaktif menjadi reaktif, dan dari reaktif ke positif Covid-19, sangat mungkin terjadi di daerah kita. Jelasnya.

Sil menegaskan bahwa sudah disampaikan sejak awal agar terus meningkatkan kewaspadaan.

“Penegasan ini kami sampaikan sejak awal agar kewaspadaan kita semua harus semakin ditingkatkan. Lanjutnya, Nagekeo, khususnya warga Kota Mbay, harus lebih mawas diri dan disiplin terhadap upaya cegah covid.

Sil menambahkan Kami mengingatkan dengan serius, agar para penyandang P2T2, OTG, maupun ODP, wajib diam di rumah. Karantina mandiri selama 14 hari, tak ada toleransi sedikitpun. Pertama-tama diri sendiri. Lalu Keluarga dan tetangga terdekat. Juga sahabat dan komunitasnya. Semua, dimintai partisipasi dan tanggung jawabnya untuk mengawasi dan harus bisa menegur bila masih ada yang bandel atau ngeyel. Tak bisa sepenuhnya diserahkan kepada petugas kesehatan.

” Camat, kades/lurah, hingga RT yang mempunyai warga dan sangat dekat dengan warganya, harus peduli terhadap hal ini karena Peningkatan status OTG reaktif sudah menjangkau sanak keluarga yang bukan P2T2. Artinya, ancaman virus corona ini, sudah bukan lagi hanya mereka yang baru tiba dari zona merah, tapi sudah menjangkau keluarga di tempat dia tinggal.

Kewaspadaan dan ketaatan kita terhadap protokol kesehatan cegah covid-19 sudah harus di taati tanpa kompromi.

Penulis : Vian Dhalu

  • Bagikan