Wabup Kupang Berang dengan Kinerja Camat Amarasi Timur

  • Bagikan

Oelamasi_KlikNTT.com- Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe berang atau sangat marah dengan kinerja Camat Amarasi Timur, Yap Banesi karena malas berkantor.

Camat yang sudah lama dan menjabat sebagai camat Amarasi Timur sudah tahun tetapi jarang masuk kantor, sehingga pantas saja kantornya sangat kotor seperti ini. “Anda sudah Tiga tahun disini tapi jarang masuk kantor ini yang benar saja Paka camat. Pimpinan kalau sudah buat dan kasi contoh yang tidak baik seperti ini pantas saja bawahannya malas masuk kantor juga”, kata  Manafe saat Sidak di Amarasi Timur Kamis,(14/05) siang.

Sebagai pemimpin itu tidak bisa seperti ini, setiap ruangan juga kotor sekali. Orang nomor II di Kabupaten Kupang itu mempertanyakan kinerja camat, “Selama ini pak camat buat apa saja? Masa kantor ko kotor dan kamomos sekali seperti ini. Ini pemimpin yang malas dan makan gaji buta namanya. Bayangkan saja disetiap ruangan juga kosong”.

Kalau sebagai pemimpin tudak bisa dibiarkan saja seperti ini. Dirinya sangat kesal dengan kinerja camat tersebut, dan Ia juga meminta kepada Pol PP Kecamatan agar setiap minggu membuat laporan agar bisa ketahui kinerja Camat Amarasi Timur. Sebagai Pol PP yang bertugas disini, apabila ASN dan juga camat tidak bekerja, Pol PP punya tanggung jawab penuh untuk berikan teguran terhadap mereka. Jangan diam saja, kalau diam saja akibatnya seperti ini.

“Pak camat liat saja, masa staf pak keluar jalan dan tidak masuk kantor juga harus bawa kunci ruangan, dan tidak ada diruangan selama berbulan-bulan juga pak liat saja. Kalau ruangan kosong begini bongkar saja dan pindahkan orang itu. Kalau kantor kotor seperti ini mana ada orang mau kerja, bila perlu ganti saja, karena kalau kunci ruangan seperti ini tidak bagus”, tutur Manafe dengan nada tegas.

Dirinya melakukan tugas dan tanggung jawab seperti ini di Kabupaten Kupang untuk bagaimana kinerja para ASN yang kurang bagus sehingga ada perkembangan yang baik di Kabupaten Kupang. Tetapi kalau kinerja seperti ini tidak sesuai dengan tanggung jawab, dan juga tidak berprestasi.

“Kalau pegawai tidak ada kira-kira seperti apa sudag. Mendingan kasi berenti saja”.

Bukan hanya kantor camat yang diperhatikan oleh Wakil Bupati Kupang, tetapi gedung prasarana serba jadi pendidikan juga dibiarkan hingga mubasir dan tidak dimanfaatkan. “Masa gedung bagus sperti ini tidak difungsikan. Ini kan bisa digunakan untuk Sekolah PAUD, tetapi kalau tidak ya bisa saja jadi tempat mesum. Karena gedung ini tertutup mati. Nanti saya setiap minggu akan menerima laporan dari pol PP mulai minggu depan”, tegas Manafe.

Turut hadir, Kasi Pem. Kabupaten Kupang, Mathius Panda Huki, Sekertaris Pol PP Kabupaten Kupang Riki Djo, Kabag Humas Kabupaten Kupang Martha Paraede, Kapolsek Amarasi Timur IPDA Arifin Abdurahman, SH. (Boy)

  • Bagikan