Laki-laki Parubaya di Temukan Tak Bernyawa di Samping Taman Ina Bo’i

  • Bagikan

Kupang_KlikNTT.com- Sosok mayat Laki-laki ditemukan dalam keadaan meninggal atau tak bernyawa, (Alm) Bapak Nehemia Nenabu tepatnya di samping Taman Ina Bo’i, lahan kosong milik Pemerintah Kabupaten Kupang, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT Minggu,(17/05) sekitar pukul,(09/45) wita.

Seperti informasi yang dihimpun media ini Minggu,(17/05) siang dari warga sekitar yang melihat, bahwa ada penemuan sosok mayat yang sudah meninggal dunia, dilahan kosong milik Pemerintah Kabupaten Kupang itu.

Sementara Kapolsek Kelapa Lima, AKP. Andri Setiawan, SH.SIK yang dimintai keterangan media ini via pesan whatsAppnya membenarkan bahwa memang betul telah diterima laporan dari warga bahwa ditemukan seorang warga dalam keadaan meninggal dunia di lahan kosong milik Pemerintah Kabupaten Kupang samping taman Ina Bo’i, Kelurahan Kelapa lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Korban Laki-laki atas nama, Nehemia Nenabu umur kurang lebih 70 thn, Agama Protestan, pekerja sebagai pemulung, Alamat Jln. Hans Kapitan Rt/017, Rw/007, Kelurahan Kelapalima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang. Sehingga sekitar Pukul(09.45) wita setelah menerima laporan dari warga, Anggota piket Polsek Kelapa lima dipimpin  Ka. Spk. Aipda Erik Lay langsung mendatangi TKP dan melakukan pemasangan garis Police Line serta menghubungi Gugus Tugas Covid–19.

Lebih lanjut, ada pun keterangan yang sudah diterima dari Saksi I (satu) atas nama, Yuliana Nati, 45 Tahun, Agama Protestan, pekerjaan IRT, Alamat: Rt.17 Rw.07 Kelurahan kelapa Lima, Kota Kupang mengatakan bahwa pada hari Minggu,(17/05)  sekitar pukul(06.30) wita, Dirinya sementara di rumah, Tiba-tiba penghuni kos korban atas nama Om Yes memberitahukan saksi I untuk bersama-sama mencari korban, yang mana korban keluar rumah dari Hari Sabtu tanggal 16 mei 2020 sekitar Pukul. 17.00 Wita, sampai sekarang ini belum kembali kerumah.

Mendengarkan informasi tersebut sehingga saksi I langsung mendatangi rumah korban. Namun tidak menemukanya sehingga saksi I mencari korban di rumah keluarganya atas nama, Marthen Banoet yang beralamat di Pasir Panjang namun tidak ada. Sehingga saksi I kembali untuk mencari korban di rumah warga sekitar.

Sekitar Pukul. 09.30 Wita saksi I menemukan korban sudah meninggal Dunia di Di semak-semak rumput tanah milik Pemerintah Kab. kupang sebelah rumah korban, dengan Posisi tidur miring menghadap ke arah timur menggunakan baju putih lengan merah tanpa menggunakan celana. Setelah melihat korban, saksi I langsung  memberitahu kejadian tersebut kepada warga sekitar. “Mari-mari koe datang, bapa tua ada tidur di sini”. Mendengarkan teriakan saksi I, warga sekitar langsung datang  ke TKP untuk melihat korban.

Tambahny, sementara berdasarkan keterangan dari Okris mon Petrus Tae Selan (25 tahun) agama Protestan, pelajar, alamat Jln. Hans Kapitan Rt/017, Rw/007, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.Menjelaskan bahwa pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2020 sekitar pukul 12.00 wita korban pamit untuk keluar sebentar. Kemudian sekitar pukul 15.00 wita korban kembali kerumah.

Setelah itu korban keluar kembali menuju ke Pasir Panjang rumah Bpk, Marthen Banoet. Sekitar pukul 23.00 wita karena Korban belum kembali kerumah, sehingga saksi Oris bersama saudaranya (anak anak dari korban) berinisiatif untuk mencari korban. Namun tidak ditemukan . Kemudian pada hari Minggi tgl 17 Mei 2020 sekitar pukul 09.00 wita saksi mendengar teriakan dari ibu Yuliana Nati (Saksi) bahwa korban tergeletak tidur dilahan kosong.

Saksi juga menerangkan keseharian korban sebagai pemulung dan suka mengonsumsi minuman keras. Disamping korban juga telah ditemukan celana panjang, senter dan sandal jepit. Sekitar pukul 11.10 wita Tim gugus dari Rumah sakit bhayangkara kupang tiba ditkp dan langssung melakukan evakuasi terhadap korban dengan memasukkan korban Kekantong mayat yang sebelumnya dilakukan penyemprotan desinfektan sesuai protokol covid–19.

“Korban telah dievakuasi oleh Tim Medis RS. Bhayangkara. Untuk sementara Tidak ada tanda2 kekerasan yang ditemukan di tubuh korban.Dugaan korban meninggal dunia masih menunggu hasil dari pemeriksaan pendalaman oleh Tim Medis RS. Bhayangkara”, tulis Setiawan. (Boy)

  • Bagikan