Propam Polres Manggarai Barat Gelar Razia Masker di Internal Polres

0
94

Foto: Humas Polres Manggarai Barat

Labuan Bajo_KlikNTT.Com_Propam Polres Manggarai Barat menggelar razia masker terhadap personil kepolisian di lingkungan kerja dan sekitaran Mapolres Manggarai Barat, Selasa (18/8/2020). Razia yang digelar mendadak ini merupakan bagian dari kegiatan penegakan, penertiban dan disiplin (Gaktibplin) terhadap aggota Polres Manggarai Barat sendiri.

Dalam razia itu, Kasie Propam Polres Manggarai Barat IPDA Royke Weridity, menyasar dari satu ruangan ke ruangan lainnya, seperti ruang penjagaan Sat Samapta, ruang pelayanan SPKT, SKCK, Identifikasi, ruang Satker dan kantin Polres Manggarai Barat untuk menertibkan anggota yang tidak bermasker.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo, S.I.K., M.Si., malaui Kasie Propam Polres Manggarai Barat, IPDA Royke Weridity dalam keterangannya, menyatakan bahwa penegakan disiplin penggunaan masker ini dilakukan untuk menidaklanjuti Instruksi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. melalui Surat Telegram Nomor : STR/495/VIII/KES.7./2020 tanggal 14 Agustus 2020 tentang Pendisiplinan Wajib Menggunakan Masker di lingkungan Polri pada 18 dan 19 Agustus 2020.

Selain itu, razia internal dalam tubuh Polres Manggarai Barat ini juga, sebagaimana dijelaskan IPDA Royke Weridity, merupakan bentuk tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 yang mengatur tentang kedisiplinan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Dalam Protokol Kesehatan itu, diinstruksikan bahwa dalam pelaksanaan tugas, anggota Polri wajib menggunakan masker baik di dalam maupun di luar ruangan, kecuali saat Ishoma makan masker baru boleh dilepas.

“Sengaja razia ini kami lakukan dengan cara dadakan, ya kalau tidak dimulai dari anggota Polrinya sendiri, gimana mau menerapkannya ke masyarakat. Bahkan ada sanksi untuk personel yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” tegas IPDA Royke Weridity.

Dalam razia mendadak itu ditemukan beberapa personil yang tidak bermasker. Terhadap mereka yang tidak bermasker, IPDA Royke Weridity katakan, langsung diberikan peringatan dan tindakan.

“Namun secara keseluruhan, penerapan protokol kesehatan sudah berjalan tertib dari suasana ruang kerja hingga personilnya,” pungkas Kasie Propam ini. (yrh)