ABK Kapal La Boheme Ditemukan dalam Keadaan tidak Bernyawa

0
102

Foto: humas kantor SAR kelas B Maumere, cabang Manggarai Barat.

Labuan Bajo_KlikNTT.Com_Upaya pencarian AR (35), Anak Buah Kapal (ABK) La Boheme yang terjatuh dari sekoci, di perairan Lassa, wilayah Taman Nasional Komodo, Jumaat (28/8/2020), berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, di sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, Minggu (30/8/2020), pukul 15.03 Wita.

Berdasarkan laporan Kelapa Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, I Putu Sudayana, S.E, M.AP, selaku SAR Mission Coordinantion (SMC), korban ditemukan oleh tim penyelam yang terdiri dari Persatuan Penyelam Profesional Komodo dan Rescuer Pos SAR Manggarai Barat di dalam permukaan air.

“Setelah ditemukan oleh Tim SAR gabungan, korban langsung dibawa ke RSUD Labuan Bajo,” terang Sudayana, Minggu (30/8/2020).

Dua hari sebelumnya, Jumaat dan Sabtu (28 & 29/8/2020), tim SAR gabungan mencari korban di sekitar tempat kejadian, namun hasilnya nihil. Korban, yang diketahui berasal dari Surabaya, Jawa Timur itu, baru ditemukan dalam pencarian hari ke-3, Minggu (30/8/2020).

“Proses operasi SAR hari ke tiga pada hari ini kami mulai laksanakan pada pukul 06.15 Wita, dengan melaksanakan briefing, kemudian memberangkatkan Search & Rescue Unit (SRU) dan On Scene Coordinator (OSC) yang terlibat di lapangan”, jelas Sudayana.

Sebagaimana diinformasikannya, SRU yang diberangkatkan ke lapangan dibagi dalam 4 tim. Tim pertama terdiri dari Rescuer Pos SAR Manggarai Barat, dengan menggunakan satu buah RIB 500 PK; tim kedua terdiri dari Polair, dengan menggunakan satu buah speed boat. Tim ketiga terdiri dari petugas Taman Nasional Komodo, dengan menggunakan satu unit speed boat. Sementara tim keempat terdiri dari nelayan yang berasal dari kampung Komodo.

I Putu Sudayana, S.E M.AP mengapresiasi kerja keras tim SAR gabungan dalam upaya pencarian korban selama 3 hari.

“Saya selaku Kepala Kantor dan SAR Mission Coordinator (SMC) mengucapkan terima kasih banyak dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personil tim SAR gabungan yang telah terlibat dari hari pertama hingga hari ke tiga,” tuturnya.

Sudayana mengharapkan, agar tim SAR gabungan  terus bersinergi melaksanakan misi kemanusiaan. (yrh)