Maraknya Galian C, Warga Pariti Korban Banjir Setiap Tahun

0
135

Sulamu_KlikNTT.com- Dengan adanya Tambang Galian C di Kali Noelbiboko, ratusan rumah milik warga Kukak, Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang selalu dilanda banjir setiap Tahun apa bila hujan lebat.

Salah satu warga Kukak, Dusun 6, Desa Pariti inisial (YK) kepada media di hilir kali Noebiboko mengatakan, dengan adanya tambang galian C oleh PT. HMN di hilir kali Noelbiboko lokasi Dusun 6 sejak tahun 2009 mengakibatkan warga jadi korban banjir setiap tahun apa bila terjadi hujan lebat.

Karena bibir kali digusur dengan alat berat sehingga semakin lebar. Setiap tahun apa bila hujan lebat banjir sangat deras yang mana rumah warga menjadi korban banjir dan mengalami kerugian.

Material yang diambil oleh perusahaan ini tidak tau dibawa kemana dan apa sumbangsi terhadap masyarakat. Karena sesuai pengetahuan warga hanya lima perusahaan saja, sedangkan hingga sekarang sebanyak 12 perusahaan.

“Banyak masyarakat yang rumah jadi korban akibat banjir. Ada juga hewan peliharaan yang jadi korban. Pokoknya setiap tahun kalau hujan lebat pasti banjir nae. Dan rumah pasti korban”, jelas Kiuk.

Rumah warga yang jadi korban banjir sekitar seratus lebih dan saat dilaporkan ke Pemerintah Desa juga ditinggal diam. Sehingga warga kesal dengan Pemerintah Desa.

Sementara, Herianto Manu mengatakan hal sama. Dirinya hanya meminta kepada Pemerintah agar memertibkan para pengusaha yang sementara beroprasi agar disaat pengalian C baik itu pasir maupun batu agar sesuai dengan aturan.

Kalau memang kerja tidak sesuai aturan maka hentikan saja. Kaji lagi ijin yang ada. “Kita minta agar kerja sesuai dengan aturan. Karena mereka galing pake eksa. Dan kalau memamg lerja tidak sesuai dengan aturan maka dihentikan saja. Tetapi kalau masih beroprasi maka kita pakai tindakan lain yaitu tutup jalan”, tegas Manu. (***)