Adanya Tambang Galian C, Warga Pariti Gagal Panen

0
323

Sulamu_KlikNTT.com- Dengan adanya para Perusahaan-perusahaan yang beroprasi di Kali Noelbiboko untuk meraup keuntungan Tambang Galian C yang memggunakan alat berat, sehingga mengakibatkan 700 ha lahan persawaham milik warga Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, mengalami gagal panen.

Salah satu warga Desa Pariti, (YP) kepada media dilokasi persawahan Selasa,(08/09) siang mengatakan bahwa memang setiap tahun Masyarakat tanam dan panen. Tetapi beberapa tahun belakangan ini masyarakat tidak tanam karena kuranya debit air yang diharapkan dari kali Noelbiboko.

Tetapi dengan adanya para pengusaha kurang lebih 12 pengusaha yang beroprasi untuk mengambil Galian C di kali Noelbiboko itu mengambil tidak sesuai aturan sehingga menghambat alur air.

Memang Tahun ini ada yang sempat panen tetapi warga menggunakan usaha sendiri yakni menggali sumur untuk dapat digunakan seadanya demi kebutuhan sehari-hari.

Lokasi persawahan di lokasi nefalo ini sekitar 700 ha, pemiliknya masyarakat Desa Pariti.

Sementara Detmonita Pellokila mengatakan bahwa dalam setiap Tahun sebelumnya adanya pemgurasakan kali Noelbiboko ini memang hasil panen warga Pariti sangat baik, dan mengalami peningkatan.

Tetapi setelah adanya para pengusaha yang masuk untuk memgambil material Galian C di kali Nielbiboko dengan menggunakan alat berat sehingga menghambat alur air maka warga mengalami penurunan hasil panen karena gagal tanam.

“Kalau dulu itu hasil baik, tetapi sekarang hasil berkurang dan bahkan ada yang tidak tanam. Masyarakat separuh pake sumur bor, selain tanam padi dimusim panas kita tanam jagung dengan berusaha gali sumur bor”, ungkapnya singkat. (Boy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here