Karyawan Bank NTT yang terpapar Covid 19 Tidak ada Klaster Penularan

  • Bagikan

Ket Foto : Erenst Ludji

Kupang_KlikNTT.Com_Juru Bicara Satgas Pencegahan Penanganan Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji menegaskan bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Bank NTT tidak pernah berkontak langsung dengan sesama rekan kerja, tetangga, maupun pihak lain sejak dinyatakan Reaktif dan terkonfirmasi Positif Covid 19 pada pertengahan September 2020 lalu.

“Pasien tidak pernah berhubungan atau berkontak erat dengan rekan di kantor maupun dengan Keluarga. Jadi tidak pernah ada penularan di Bank NTT,” ungkap Ernest dalam rilis yang diterima Media ini Jumat (2/10).

Erens Menjelaskan  staf Bank NTT tersebut adalah pelaku perjalanan dari Bali dua minggu yang lalu untuk mengantar suaminya melanjutkan pendidikan dokter spesialis.

Setelah pulang ke Kupang, Pasien tersebut tidak sempat masuk kantor karena Plt Direktur Utama Bank NTT Alex Riwu Kaho Telah memerintahkan pimpinan Cabang agar Karyawan Tersebut melakukan karantina mandiri 14 hari terhadap staf tersebut.

“Kemarin hasil test reaktif ternyata positif dan sudah buatkan surat ke yang bersangkutan untuk karantina lagi selama 14 hari sampai dinyatakan sehat oleh pihak rumah sakiit baru boleh masuk kantor,” bebernya.

Oleh karna itu, Ernest Menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kupang yang akan melakukan transaksi apapun di Bank NTT, tidak perlu khawatir. Silakan datang ke Bank NTT karena aman dan tidak ada penularan,” pungkasnya.

Sementara Plt Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho yang dalam rilis nya yang di kirm kepada media ini membenarkan bahwa ada stafnya yang terkonfirmasi positif Covid-19.Akan tetapi Sejak Pasien Tersebut dinyatakan Reaktif dan terkonfirmasi Positif Covid 19,yang bersangkutan tidak pernah berkantor dan tidak pernah berkontak erat dengan Karyawan Bank NTT jadi tidak ada kasus transmisi lokal atau penularan ke rekan-rekan kerja maupun pihak lain. Sehingga bukan merupakan klaster.

“Setahu saya, disebut klaster kalau ada penularan lanjutan kepada pihak- pihak lain seperti rekan kerja, tetangga, medis, atau bahkan anggota keluarga. Jadi tidak bisa disebut Klaster Bank NTT,” kata Alex.(Fred)

  • Bagikan