Sisilia Jemana: Pariwisata Super Premium Bukan Hanya Berkaitan dengan Harga Mahal

0
163

Situasi forum FDG di Hotel Ayana, Rabu (7/10/2020). (Foto: klik-ntt)

Labuan Bajo_KlikNTT.Com_Pemahaman tentang Pariwisata Super Premium memang sulit dipahami sebelumnya. Namun, setelah dipelajari kemudian, istilah super premium, ternyata bukan hanya berkaitan dengan ekonomi atau harga mahal, tetapi juga berkaitan dengan orisinalitas destinasi wisata. Perawatan nilai orisinalitas sebuah destinasi, termasuk budaya akan melahirkan budaya dan destinasi berkualitas premium.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Divisi Komunikasi Bada Otorita Pariwisata Labuan Bajo-Flores (BOP-LBF), Sisilia Jemana, yang juga berperan sebagai salah satu narasumber dalam Forum Focus Group Discussion (FGD), di Hotel Ayana Labuan Bajo, Rabu (7/10/2020). Sisilia menerangkan pemahaman super premium secara luas seperti ini, sebagai tanggapannya atas pernyataan Nurus Izzati, salah satu peserta forum, yang dalam kesempatan diskusi mengatakan, bahwa branding super premium berbanding lurus dengan harga mahal.

Menurut Sisilia, perihal super premium, selain berkaitan dengan nilai orisinalitas destinasi, juga bertalian dengan Sumber Daya Manusia (SDM). Bagaimana masyarakat tuan rumah destinasi pariwisata bisa memberikan kualitas pelayanan dengan standar premium.

“Yang ingin dibangun oleh label super premium ini adalah bukan hanya berbicara soal harga mahal, tetapi juga bagaimana masyarakat Labuan Bajo bisa memberikan pelayanan yang premium, yang berkualitas, yang memenuhi stadar pelayanan kepariwisataan. Tentu dengan pekerjaan rumah yang Pak Jokowi berikan, bagaimana infrastruktur di Labuan Bajo ini diperkuat, dipekembangkan dan berikutnya lagi harus didukung oleh kapasitas SDM yang memadai, yang bisa memberikan pelayanan yang baik, yang maksimal, dan yang pada akhirnya yang premium”, pungkasnya. (Rudi Haryatno)