Hingga Tahun 2020 BWS NTT Bangun 17,50 KM Irigasi di Kodi Sumba Barat Daya

0
81

Kupang_KlikNTT.Com_ sejak Tahun  2013 sampai dengan Tahun 2020 Ditjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II ( BWS NT II) NTT membangun Bendung Daerah Irigasi Kodi ( DI Kodi) di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) sepanjang 17,50 Kilometer.Hal ini disampaikan Oleh Kasatker PJPA NT II, Hendra Kurniawan, ST, MT melalui PPK Irigasi dan Rawa III, Bonefasius Jas, SST, Beberapa Waktu Lalu Kepada Media ini di Ruang Kerjanya.

Pembangunan Bendung DI Kodi itu sebagai respon pemerintah pusat dalam hal ini Ditjen SDA Kementerian PUPR atas permintaan Pemerintah Daerah SBD saat itu untuk memenuhi kebutuhan  air lahan pertanian di daerah Kodi. Sebab selama itu, para petani di daerah Kodi yang 85 persen menggantungkan hidupnya dari sektor pertanian mengandalkan produksi padi dari hasil penggarapan lahan kering dan sawah tadah hujan.

Bonefasius menjelaskan secara keseluruhan infrastruktur yang sudah dibangun pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR di DI Kodi sudah cukup memadai. Air juga sudah mengalir dan sudah bisa digunakan oleh masyarakat untuk kebutuhan irigasi. Yang menjadi persoalan saat ini ialah pemanfaatan hasil pembangunan infrastruktur irigasi masyarakat belum menunjukan  kegiatan pencetakan sawah. Mestinya kemajuan pembangunan infrastruktur irigasi yang ada di DI Kodi diikuti dengan pencetakan sawah sehingga DI Kodi segera berubah menjadi hamparan sawah.

Bendung DI Kodi dibangun sejak tahun 2013 dan pembangunan jaringan irigasi dilakukan secara bertahap mulai tahun 2014.

Sampai dengan tahun 2018 panjang saluran yang sudah dibangun 13,50 kilometer (km). Ditambah dengan saluran yang dibangun tahun 2020 sepanjang 4 km sehingga total panjang saluran saat ini menjadi 17,50 km.

Bangunan bagi sadap yang sudah dibangun sampai dengan tahun 2018 ada 11 buah. Ditambah 4 buah yang dibangun tahun 2020 sehingga jumlahnya menjadi 15 buah.

Luas lahan baku DI Kodi 3.000 Ha. Sampai dengan tahun 2018 outcome  1.236 Ha ditambah tahun 2020 outcome 709 Ha sehingga total outcome saat ini menjadi 1.945 Ha.(Fred)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here