DPC Demokrat Kabupaten Nagekeo Tetap Solid mendukung Kepemimpinan AHY

  • Bagikan

Nagekeo, KlikNtt.Com- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Nagekeo menegaskan tidak ada dualisme ketua umum di tubuh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demkorat,Ketua umum yang sah hingga saat ini yakni Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.Demikian disampaikan oleh Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nagekeo, Fredi Amekae, kepada media ini saat konferensi pers di sekretariat Partai Demokrat di Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. (Rabu 12/03/2021) siang.

Dikatakan Fredi Amekae, Partai Demokrat dari pusat hingga daerah tidak ada dualisme kepemimpinan dimana kepemimpinan yang sah berada di tangan AHY sesuai hasil konggres ke V partai Demokrat pada bulan Maret tahun 2020 lalu di Jakarta.

“Pada konggres ke-V Partai Demokrat di Jakarta, forum konggres telah menetapkan AHY sebagai ketua umum” ungkap Fredi Amekae

Fredi menambahkan terkait pelaksanaan Konggres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang Sumatera Utara tanggal 5 Maret 2021 lalu merupakan perbuatan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan mengganggu dan merusak stabilitas partai Demokrat.

“Saat ini, kita sudah sikapi secara baik.Teman-teman DPP, DPD dan DPC se Indonesia sudah melakukan koordinasi. Dan bagi kader-kader yang mengikuti KLB di Deli Serdang, kita mengambil sikap tegas bagi kader Partai Demokrat yang tidak mendukung AHY,” ujarnya.

Lanjut Fredi dalam pantauan pihaknya, sejauh ini di Nagekeo tidak ada kader yang mengikuti KLB di Deli Serdang yang memilih Moeldoko menjadi ketua umum.

“Bag kami, KLB Deli Serdang merupakan KLB ilegal dan abal-abal. Apabila kedapatan ada kader yang mengikuti KLB maka akan diproses secara hukum,” ungkap Fredi Amekae tegasnya.

Dirinya mengakui bahwa dirinya pernah di datangi oleh intel Polres Nagekeo. Tujuan mereka menanyakan legalitas pengurusan DPC Demokrat Nagekeo. Namun mereka tidak ada tekanan atau intimidasi.

“Ya 3 hari lalu saya pernah didatangi oleh teman-teman intel dari polres. Mereka datang hanya tanya seputar legalitas kepengurusan DPC Demokrat Nagekeo. Dan tidak ada intimidasi dari teman-teman polisi,” ujarnya.***Jef Wegu***

  • Bagikan