Temuan Pansus, ‘Wakil Bupati Kupang Ambil Kembali Bantuan Sembako Badai Seroja’

  • Bagikan

Oelamasi_KlikNTT.com– Panitia Khusus (Pansus) yang dibentuk oleh DPRD Kabupaten Kupang terkait Penanganan Bencana Alam Badai Seroja telah merampungkan hasil kerjanya selama sebelas hari terhitung dari 24 Mei–02 Juni 2021 membuahkan hasil, sebagaimana Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe mengambil kembali bantuan Paket Sembako terhadap sebagian Masyarakat terdampak di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT.

Hal ini terkuak saat Sidang Paripurna pasca Pansus DPRD Kabupaten Kupang yang dipimpin oleh, Tomy da Costa fraksi Partai Gerindra, wakil ketua Mesakh Nikodemus J. Mbura, bersama 9 Anggota turun melakukan uji petik di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang beberapa hari lalu.

Hasil Pansus yang dibacakan oleh Wakil Ketua Pansus, Mesakh N. J. Mbura Kamis,(03/06) siang sangat mengapresiasikan kenirja Pemerintah Kabupaten Kupang atat dukungannya sehingga Pansus ini bisa terselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

Ia juga mengapresiasikan kepada Camat, Perangkat, dan Masyarakat yang berinisiatif spontan untuk membentuk panitia dan membangun Pos/Posko pasca Bencana.

Namun berjalnnya waktu dalam melaksanakan tugas dilaporkan bahwa, berkaitan dengan Bantuan Badai Siklon Tropis Seroja bulan April lalu, di Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Yayasan Buddha Tzu Chy (YBTC) sebagaimana memberikan bantuan Kupon sebanyak 364 kupon, ke.Sdr. Jhon F. Ruku selaki Humas Posko Bencana Desa Tunbaun.

Dan sudah dibagi ke masyarakat terdampak sebanyak 240 kupon dan masih tersisa 124 kupon di tangannya. Sehingga belum di berikan ke Masyarakat terdampak, “Sehingga kupon dan paket sebanyak 124 itu diambil kembali oleh wakil bupati kupang, Jerry Manafe tertanggal 19 april 2021 sekitar pukul (11:00) wita”.

Dalam situasi seperti itu, Wakil Bupati Kupang sempat naik pitam dan melontarkan kata kasar kepada Sdr. Jhon F. Ruku, dan tetap meminta agar kupon yang tersisa sebanyak 124 di kembalikan. Sehingga dengan penuh tanggung jawab Srd. Jhon mengembalikan kupon-kupon itu.

Menanggapi akan laporan ini, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kupang, Sofia M. De Haan mengatakan, Ketua DPRD untuk benar-benar menindak lanjuti temuan yang terjadi terkait bantuan paket sembako pasca Badai Seroja.

“Karena sebentar lagi kita akan mengakhiri masa tanggap darurat dan memasuki masa transmisi pemulihan. Penangan Badai Seroja tidak bagus, lebih khususnya kita menaruh bantuan namun kita ambil kembali”, ungkap Sofi.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kupang, Yohanis Mase mengatakan, dengan adanya laporan seperti ini akan ditindak lanjuti, dan juga akan dibawa ke Kementrian terkait, dan juga Kemendagri.

“Ini kan mencoreng pemerintah kabupaten kupang, maka pansus ini dibentuk agar bisa mencaritau hal-hal yang terjadi. Ini sungguh mencoreng dua lembaga ini. Walaupun ini bukan merupakan bantuan dari pemerintah tapi dari pihak ketiga”, ungkap Mase.

Pantauan media ini, sementara Pemerintah Kabupaten Kupang, dalam hal ini Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe yang turut hadir tidak mendapatkan waktu untuk mengklarifikasi atau menanggapi akan hal ini di Sidang Isimewah tersebut, bahkan Anton Natun, Joseph Leda Anggota DPRD Kabupaten Kupang diberikan waktu interupsi oleh pimpinan sidang hanya berkisar dua menit saja.

Usai sudang Paripurna, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe kepada awak media letika dimintai tanggapan mengatakan, Dirinya berterima kasih kepada Anggota Pansus DPRD Kabupaten Kupang yang sudah bekerja, karena ini semua sudah terang benderang.

Ia juga sudah mendengar hasil pansus secara tertulis. “Untuk itu saya akan membuktikan apa kebenaran dari hasil pansus. Saya juga tidak menyalahkan pansus, dan juga dpr, tetapi saya akan membuktikan kebenaran apa yang didalam pansus ini”, jelas Manafe. (Boy)

  • Bagikan