Akibat Lalai, ‘Mobdin Kasat Pol PP Kabupaten Kupang Ditabrak Mobil Pick Up

  • Bagikan

Oelamasi_KlikNTT.com- Akibat dari kelalaian dalam berkendaraan, Mobil Dinas milik Pemerintah Kabupaten Kupang yang digunakan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Kupang, bernomor Polisi DH 8056 WC ditabrak mobil pick up bernomor Polisi DH 9929 AG, pada kaca depan bertuliskan Am Sila Sabtu,(18/09) sekitar pukul (06:30) wita di Km.25 Jln. Timor Raya, Kelurahan Babau.

Informasi yang diperoleh media ini dilokasi usai kejadian dari salah satu penumpang, Arkilaus Malafu Sabtu, (18/09) malam mengatakan bahwa Ia bersama ketujuh penumpang dari Kupang bertujuan ke Lelogama, setelah tiba di lokasi kejadian, mobil tersebut ingin menyalib kendaraan lain, dan secara tiba-tiba saja sudah terjadi.

“Kami dari kupang mau kembali ke lelogama, terus sampai di tempat kejadian sini, kami penumpang yang di belakang kami juga kaget. Dengan takuju saja su terjadi. Kami di belakang ada lima orang penumpang, aes yang didepan tiga orang. Semua dalam keadaan aman, dan sopir sudah dibawa ke kantor lantas polres kupang”, bebernya.

Fius warga Lelogama salah saru penumpang yang duduk di depan membeberkan bahwa Ia tidak tau karena Ia dalam keadaan mengantok dan tidur dan secara tiba-tiba sudah terjadi.

Kanit Lantas Polres Kupang, IPTU Muhamad Elias, kepada media mengatakan, awalnya mobil pick up berwarna putih DH 9929 AG yang dikedarai oleh Sdr. FYM bergerak dari arah Kupang menuju oesao.

Setelah tibanya di TKP, mobil tersebut Berusaha menyalib sepeda motor, sehingga mengambil jalur berlawanan. Kebetulan arah berlawanan, ada mobil pick up berwarna hitam DH 8821 BF yang dikendarai oleh Sdr. KS, dan saat itu juga terjadi serempetan antara pick up putih dengan pick hitam.

Sementara di belakang pick up hitam antara sela-sela, ada mobil lain yakni mobil Dinas Kasat Pol PP Kabupaten Kupang DH 8056 WC yang dikendarai oleh Sdr. RNM, sehingga terjadilah tabrakan.

“Jadi disini kecelakan itu mengakibatkan tiga kendaran yang rusak namun tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material yang kalau kita kalkulasi kerugian sekitar Rp50 juta. Artinya kelalaian dari pengedara pick up putih sehingga terjadi tabrakan”, ungkap Muhamad. (Boy)

  • Bagikan