Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Daerah

Wabup Kupang, ‘Stunting Menjadi Perhatian Semua Pihak’

37
×

Wabup Kupang, ‘Stunting Menjadi Perhatian Semua Pihak’

Sebarkan artikel ini

Oelamasi_KlikNTT.com- Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe menegaskan tentang persoalan Stunting di butuh kerja sama atau perhatian bagi semua pihak.

Hal ini diungkapkan Orang nomor Dua Kabupaten Kupang ini saat menghadiri pemekaran dan pemandirian, perhadapan, dan serah terima pelayanan Jemaat Bonmuti yang berlangsung di Gereja Jemaat Maranatha, Desa Bonmuti, Kecamatan Amfoang Tengah, Selasa(20/09/22).

Meski di tengah pandemi Covid–19 yang belum berlalu ini, kiranya para Masyarakat harus tetap menjaga Kesehatan dan juga segera melakukan Vaksinasi.

Selain covid 19, Ia juga menegaskan tentang persoalan stunting di Kabupaten Kupang yang harus menjadi perhatian semua pihak baik dalam tumbuh kembang Anak-anak hingga sumberdaya yang kurang.

“Kita harus tetap berkolaborasi demi menurunkan angka stunting di kab. Kupang. Bersyukur bahwa angka stunting di kab. Kupang sudah mulai menurun. Ini merupakan kerja keras serta kolaborasi yang luar biasa dari berbagai pihak khususnya dinas terkait”, jelas Manafe.

Ia menyampaikan proficiat kepada Pdt. Yusak yang sudah menjadi pelayan Tuhan di Jemaat Maranatha Bonmuti.

Sebagai mantan KMJ GMIT Agape Kupang, Dirniya juga memahami akan suka dan duka dalam pelayanan. Juga, kepada pelayan Tuhan yang baru Pdt. Risky, dirinya mengucapkan selamat dan sukses melayani di Jemaat Maranatha Bonmuti sebagai pelayan yang baru.

Pdt. Yusak Lagi, dalam sambutannya selama 2 Tahun 8 bulan, Ia sudah melayani di jemaat ini. Dan hari ini telah mengakhiri pelayanan disini dan memulai pelayanan di jemaat yang baru yaitu Jemaat Sion Boen.

Ini merupakan momen yang ditunggu, yang mana, selama 4 tahun persiapan pemekaran dan akhirnya siap untuk di eksekusi tahun ini.

“Puji syukur kepada Tuhan atas peristiwa iman umat dan gereja. Atas nama pelayan dan keluarga, saya ucapkan terima kasih kepada Majelis Sinode GMIT Klasis Amfoang Selatan dan Majelis Jemaat Bonmuti selama 2 tahun 8 bulan”, ungkap Pdt. Yusak.

Sebagai pelayan yang lama di Jemaat Maranatha Bonmuti dan dengan segala keterbatasan Ia berharap dengan adanya pristiwa iman ini, semoga iman para Jemaat bisa bertumbuh melalui hamba Tuhan yang diutusĀ  ditengah Jemaat ini.

“Selamat melayani bagi Pdt. Risky, nikmatilah setiap proses pelayanan yang ada bersama seluruh Jemaat Maranatha Bonmuti”, ujarnya.

Pada kesempatan ini juga, Pdt. Risky Manafe yang merupakan pelayan Tuhan yang baru di Jemaat Manaratha Bonmuti, mengatakan bahwa ini merupakan tugas pelayanan pertama setelah dirinya menyelesaikan pendidikan vicarisnya.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada semua Jemaat Maranatha Bonmuti.

Besar harapannya, semoga dengan tugas dan pelayanannya disini tidak menjadi beban melainkan sebagai pembelajaran bagi dirinya dan jemaat dan bisa saling membantu sesama.

Turut hadir, perwakilan Gubernur Provinsi NTT, Okto Tabelak, para anggota DPRD Provinsi NTT, anggota DPRD Kab. Kupang Okto Laa, Ketua KMK Amfoang Selatan, Kades Binafu dan Kades Bonmuti serta para Jemaat Maranatha Bonmuti. (Prokopim kab. Kupang//***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *