Target BAPENDA Kabupaten Kupang di Tahun 2022 Sebanyak 31 M

  • Bagikan

Oelamasi_KlikNTT.com- Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Kupang mengenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Tahun 2022 dengan menargetkan sebanyak Rp31 Milyard.

Demikian diungkapkan Kepala BAPENDA Kabupaten Kupang, Oktovianus Tahik kepada media ini Senin, (14/11/22) siang di ruang kerjanya ketika di wawancarai terkait.

Okto sapaan akrabnya menguraikan bahwa bagi BAPENDA Kabupaten Kupang target untuk peningkatan PAD di Tahun 2022 sebanyak Rp31 milyard lebih dari 9 pajak Daerah, termasuk retribusi pasar.

Sehingga memasuki bulan November tahun ini sudah mencapai 62 %, dengan nilai sekitar Rp20 milyard. Dan yang sekarang BAPENDA lakukan pengejaran untuk mencapai target ini sekitar Rp11 milyard lebih.

Sebagaimana dari Rp11 miliard ini salah pendapatannya yaitu pajak galian C. Pajak galian C ini merupakan pajak tersebar termasuk piutang yang BAPENDA bekerja sama dengan Polres Kupang untuk lakukan penagihan kepada pengusaha. Hal ini juga BAPENDA sudah bekerja sama dengan KPK untuk melakukan penertiban.

“Kami juga sudah berkoordinasi kepada semua ppk baik itu dari tahun 2017 sampai 2021 untuk para semua pengusaha-pengusaha untuk segera lakukan kewajiban membayar pajak mereka yamg masih tertunggak”, ungkapnya.

Lebih lanjut, sedangkan untuk pembangunan Tahun 2022 baik itu APBN, APBD I, dan APBD II sementara waktu semua belum PHO. Jika sudah PHO dan pengusaha lakukan pembayaran pajak maka bisa mencapai target.

“Bagi para pengusaha yang mendengar dan merasa kalau ada tunggakan, tolong datang untuk lakukan perhitungan-perhitungan agar bisa menyetor. Ketika tidak bisa bayar maka kami akan lakukan kerja sama dengan kantor pajak pratama untuk menyita peralatan mereka agar bisa dilelang untuk melunasi pajak piutang selama ini”, beber OT.

Dari 9 pokok pajak ini, yang sudah melampui target adalah pajak PBBP2. Pajak PBBP2 ini sudah sekitar 103 % lebih. Dengan pajak penerangan jalan sekitar 121 % persen lebih. Akan di ikuti pajak lain-lain. Maka itu BAPENDA akan bekerja keras agar memasuki bulan Desember ini bisa mencapai target yang sudah di tentukan.

Ia menambahkan bahwa untuk mencapai target ini, BAPENDA sudah membentuk Tiga Tim. Di mana Tim Satu untuk pajak Galian C dengan sistem jemput bola, dan Tim Dua adalah pajak restaurant atau pajak makan minum, dan Tim Tiga adalah Tim Retribusi pasar.

“Dari tiga tim ini kita lakukan sitem jemput bola. Turun ke lokasi-lokasi untuk lakukan penagihan”, beber Okto.

Bahkan untuk Kabupaten Sabu Raijua juga mengambil material di Kabupaten Kupang. Sehingga BAPENDA sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas (Kadis) PUPR Sabu Raijua dan Kadis menyetujui hal ini untuk membantu. (Boy)

  • Bagikan