Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Daerah

Bawaslu Kabupaten Kupang Bentuk Desa Anti Politik Uang

169
×

Bawaslu Kabupaten Kupang Bentuk Desa Anti Politik Uang

Sebarkan artikel ini

Kupang_KlikNTT.com- Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kupang telah membentuk Desa Anti Politik Uang atau Money Politik.

Dalam mengantisipasi sebelum terjadinya Hal-hal yang tidak diinginkan pada Pemilu Legislatif, Kepala Daerah, dan Pilpres yang akan di helat pada Tahun 2024 nanti,

“Kami bawaslu kabupaten kupang telah mengadakan pembentukan desa anti politik uang atau money politik”, ungkap Maria Yuliya Sarina, Koordinator Devisi Pencegahan Partisipasi dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Kupang saat gelar Media Gatrhing di Neo Asthon Hotel Kupang, Rabu-25-10-2023.

Kegiatan ini sudah di adakan di 15 Desa dan 15 Kecamatan se-Kabupaten Kupang. Sehingga ke depan, dengan harapan akan terus diadakan di 24 Kecamatan khusus untuk Kabupaten Kupang.

Kegiatan tersebut, Bawaslu semua unsur penting yakni menggandeng Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan Tokoh Agama, serta Masyarakat untuk berkomitmen menolak yang namanya Politik Uang, dan isu sara, ujaran kebencian yang tersebar di Media Sosial (Medsos), serta Isu-isu yang diluar dari kampanye.

“Kami libatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama, serta masyarakat komitmen menolak politik uang, isu sara yang tersebar dimedsos, isu-isu yang diluar dari kampanye”, bebernya.

Ia berharap agar kegiatan ini terus di kembangan guna memberi pemahaman kepada Masyarakat, terkait bagaimana cara mengantipasi Hal-hal yang tidak diingkan terjadi pada Pemilu nanti.

Sementara Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu kabupaten Kupang Adam Horison Bao, SH menyampaikan terima kasih kepada Media yang telah mendukung Bawaslu sejak 5 tahun lalu.

Ia ingin agar Pemilu 2024 dapat di laksanakan secara Inklusif dan Partisipatif, yang dapat melibatkan semua elemen Masyarakat, serta menggandeng awak media guna menyasar kelompok masyarakat lain yang belum mendapat informasi pemilu secara lengkap.

Kabupaten Kupang mempunyai prestasi positif bagaimana mengatasi sengketa Pemilu yang baik sehingga jangan sampai pada Mahkamah Konstitusi.

“Tidak ada sengketa pemilu yang naik sampai MK. Kita ingin pertahankan prestasi itu. Kita selesaikan di rumah kita sendiri. Kita harap tidak ada sengketa Pemilu yang panjang. Menyita anggaran besar untuk mendapatkan keadilan di MK”, bebernya.

Kegiatan Media gathering ini menghadirkan Dr. Marsel Robot, M.Si, Akademisi Undana dengan Materi berjudul, “Etika komunikasi di Media sosial.

Dalam materinya Ia menjelaskan cara berkomunikasi di media sosial dan memaknai setiap perkataan dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. (Boy)