Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Daerah

DD dan ADD Desa Oelomin Capai Rp1.434.519.476

188
×

DD dan ADD Desa Oelomin Capai Rp1.434.519.476

Sebarkan artikel ini

Nekamese_KlikNTT.com- Memasuki Tahun 2024, Desa Oelomin mendapat anggaran Dana Desa (DD) Rp1.045.821.000 Alokasi Dana Desa (ADD) Rp348.040.090, dan PHP Rp40.658.386 sehingga totalnya anggaran yang di kelola sehanyak Rp1.434.519.476.

Hal ini diungkapkan Kepala Desa Oelamin, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, Yeheskial O. Y. Ablelo kepada media ini Jumat, 28-06-24 sekitar pukul 11:00 wita diruang kerjanya.

Pada kesempatan tersebut, Os sapaan akrabnya mengatakan bahwa dengan besarnya Dana yang diperoleh, dapat Ia menerangkan bahwa besarnya dana itu yakni Rp1.434.519.476. Untuk DD Rp1.045.821.000 dan ADD Rp348.040.090, serta PHP Rp40.658.386.

Dengan besarnya anggaran ini, untuk tahap pertama pihak Desa Oelomin memanfaatkannya dengan Baik-baik. Ada pun kegiatan yang di manfaatkan pada pencairan tahap pertama ini yaitu 60 persen.

Sehingga kegiatan yang dilaksanakan di Desa Oelomin itu Pemberdayaan Masyarakat yakni, kegiatan pengadaan lampu jalan kurang lebih anggarannya mencapai Rp229.202.000.

Pembangunan sumur bor, bak penampung, dan instalasi perpipaan jaringan air ke Rumah-rumah warga berkisar 20 titik. Untuk sementara fisiknya sementara berjalan, dan sekitar 2/3 hari lagi akan diserahkan ke Desa.

Ada juga pembagian BLT dari bulan Januari hingga bulan Juni untuk 72 KPM totalnya sekitar Rp129.600.000.

“Jadi ini dana yang kita kolelola pada tahap pertama. Jadi kebutuhan penting untuk desa oelomin ini adalah air bersih”, bebernya.

Sementara untuk Bidang-bidang lain itu yakni, Pelatihan kapasitas perangkat Rt/Rw, dan sementara untuk dana ADD yaitu untuk pembayaran insentif Perangkat Desa.

Ada juga Ia mengalokasikan anggaran untuk penanganan stunting, sebagaimana pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Nekamese, Kader Posyandu untuk mencegah stunting di Desa Oelomin dengan cara PMT untuk Anak-anak.

Sehingga Ia bersyukur karena stunting di Desa Oelomin yang awalnya 43 Orang, sekarang sudah turun menjadi 24 Orang.

“Jadi sistem pengelolaannya kami tidak bisa serahkan langsung uang, karena kalau serahkan langsung uang tunai ada kalanya mereka tidak pergunakan dengan baik. Sehingga bagian gizi yang laksanakan pembelanjaan untuk memasak agar bisa mencegah ini stunting”, tegas Ablelo.

Ketika ditanyai adanya anggaran yang dialokasikan ke Bidang Pendidikan yakni, PAUD, dan TK, Ia mengaku bahwa untuk Pendidikan tidak dialokasikan anggaran. Tetapi di bangun melalui Yayasan.

Sehingga untuk pengelolaan DD dan ADD tahap I semua sudah dilaksanakan. Dan sekarang tinggal menunggu persiapan untuk LPJ, dan juga MDST. Karena sementara untuk sumur bor kurang lebih 85 persen.

Ia menambahkan bahwa untuk pencairan tahap II belum, dan direncankan bulan Juli ini Pihaknya akan melengkapi semua Berkas-berkas, dan akan konsultasi ke tingkat Kecamatan, setelah itu baru ke PMD untuk adakan pengajuan.

Dirinya juga mendapatkan dana Afirkasi Kinerja Rp255.750.000.

“Di tahap dua juga akan kami alokasikan anggaran untuk pertanian, dalam hal ini beli pupuk untuk bagi ke masyarakat, dan juga pengadaan bibit, dan obat-obatan”, tutupnya. (Boy)